Pengaruh Pendapatan Asli Daerah terhadap belanja modal dan pengaruh belanja modal terhadap belanja operasional dan pemeliharaan pada Pemerintah Kabupaten Kota di Indonesia
SEPTIANA, Asti Dwi, Dr. Eko Suwardi, M.Sc
2007 | Tesis | S2 Ilmu AkuntansiPenelitian ini memiliki tujuan yaitu pertama, untuk memberi bukti empiris Pendapatan Asli Daerah (PAD) berpengaruh positif terhadap belanja modal (BM); kedua memberikan bukti empiris tentang belanja modal (BM) berpengaruh positif terhadap belanja operasional dan pemeliharaan (BOP); ketiga memberikan bukti empiris apakah ada perbedaan belanja modal (BM) dan belanja operasional dan pemeliharaan (BOP) antara aparatur dengan publik pada pemerintah kabupaten/kota di Indonesia. Sampel dalam penelitian ini yaitu kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan purposive sampling. Dimana pemilihan sampel ini atas dasar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah pemerintah daerah Kabupaten/Kota yang telah menggunakan format baru yaitu Peraturan Kepmendagri No. 29 Tahun 2002. Data dianalisis dengan menggunakan teknik regresi sederhana dan uji beda (t-test) dengan bantuan program SPSS versi 11.5. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan teknik regresi sederhana dan uji beda (t-test) maka diperoleh, hipotesis pertama memiliki nilai signifikansi sebesar 0.000. Karena berada dibawah kriteria yang ditetapkan yaitu nilai probabilitas sebesar 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa pendapatan asli daerah berpengaruh secara signifikan terhadap belanja modal. Hipotesis kedua memiliki nilai signifikansi sebesar 0.000. Karena berada dibawah kriteria yang ditetapkan yaitu nilai probabilitas sebesar 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa belanja modal berpengaruh secara signifikan terhadap belanja operasional dan pemeliharaan. Hipotesis ketiga, yaitu untuk belanja modal nilai t pada equal variances not assumed sebesar -14.426 dengan probabilitas signifikansi 0.000 dan untuk belanja operasional dan pemeliharaan nilai t pada equal variances not assumed sebesar35.823 dengan probabilitas signifikansi 0.000. Karena keduanya memiliki probabilitas < 0.05, maka kesimpulannya yaitu terdapat perbedaan belanja modal (BM) dan belanja operasional dan pemeliharaan (BOP) antara aparatur dengan publik.
Objectives of this research are providing empirical proof that Original Local Revenue (PAD) has positive impact to Capital Expenditure (BM), Capital Expenditure (BM) has positive impact to Operational and Maintenance Expenditure (BOP) and difference between officer and public capital and maintenance expenditure at regencies/municipality in Indonesia. Sample for this research taken with purposive sampling method based on new format APBD (Kepmendagri No. 29 /2002) used at regencies/municipality in Indonesia and analyze with SPSS 11.5 using simple regression technique and t-test. The results based on the anlysis using simple regression and t-test. Hypothesis 1 (H1) drive from result of the research with simple regression with significance level 0.0000. It is under probability value = 0.05 which mean Original Local Revenue (PAD) has significance influence to capital expenditure (BM). Hypothesis 2 also has the same significance level 0.0000 and under probability value = 0.05 which mean capital expenditure has significance influence to operational and maintenance expenditure. Hypothesis 3 is capital expenditure t- value at equal variance not assumed = -14.426 with significance probability = 0.000 and operational and maintenance expenditure t-value at equal variance no assumed = 35.823 with significance probability = 0.000. These two probabilities < 0.05 means that there’s difference between officer and public capital expenditure and operational and maintenance expenditure.
Kata Kunci : Pendapatan Asli Daerah,Belanja Modal dan Operasional,Pemeliharaan, Original Local Revenue, Capital Expenditure, Operational and Maintenance Expenditure.