Peningkatan rasio Low Density Lipoprotein Cholesterol dengan High Density Lipoprotein Cholesterol sebagai faktor resiko stroke iskemik
ARITYAWAN, Fred Septo, dr. H. Moh. Was'an, Sp.S(K)
2007 | Tesis | PPDS I Ilmu Penyakit SarafLatar Belakang: Stroke didefinisikan sebagai hilangnya fungsi dan otak yang mendadak karena blokade atau ruptur dan pembuluh darah otak. Kiasifikasi jenis patologi stroke terdiri dan stroke iskemik dan stroke perdarahan. Stroke iskemik mencakup 85°ìo dan semua kasus stroke. Stroke perdarahan selanjutnya dibedakan menjadi intraserebral dan subarakhnoid. Rasio LDLÃHDL mewakili rasio antiatherogenik dan atherogenik lipoprotein kolesterol. HDL pada proses atheroskierosis berfungsi untuk mengambil kolesterol (LDL) balk pada orang dengan nilai LDL yang normal maupun tinggi, dalam ha] ¡ni raslo LDL/HDL berfungsi untuk menentukan tingkat gangguan endotel, rasio ini menunjukkan HDL mempunyai efek proteksi pada fungsi endotel pasien dengan hiperkolesterolemia, dengan kata lain peningkatan rasio LDLIHDL berfungsi untuk menentukan adanya proses atherosclerosis pada endotel (Atheroskierosis index), penilaian rasio juga menunjukan keseimbangan dan lipid plasma, peningkatan rasio LDL/HDL dapat digunakan sebagai prediksi parameter adanya oksidasi LDL. Tujuan: Untuk menentukan hubungan antara peningkatan rasio LDLIHDL sebagai faktor resiko stroke infark Metode: Path analisis univanat riwayat hipertensi meningkatkan resiko stroke infark dengan OR 2,37 (95% CI: I ,307 - 4,3 1 9, p = 0,04), riwayat penyakit jantung meningkatkan resiko stroke infark dengan OR of 2,588 (95% Cl: 1,146 - 5,844; p 0,019), hypertriglyceridaemia meningkatkan resiko stroke infark dengan OR 0,536 (95% CI: 0,290 - 0,989; p=O,045), moderate LDL/HDL ratio (>4,4) meningkatkan resiko stroke infark dengan OR 2,964 (95% CI: 1,172-7,501; p=O,018). Path analisis multivariat nwayat hipertensi secara signilikan meningkatkan resiko stroke infark dengan OR of 2,109 (95% CI: 1,125 -3,956; p=O,021), riwayat penyakit jantung dengan OR of 2,354 (95% CI 1,008 - 5,499; p=-O,048) moderate LDL/HDL ratio (>4,4) dengan OR of 2,854 (95% CI I ,097 — 7,429; p = 0,05 1) Kesimpulan: Rata-rata nilai rasio LDLIHDL berbeda bermakna antara kelompok stroke infark dan kelompok kontrol. Rasio LDL/I-IDL moderate (>4,4) berperan sebagal faktor resiko stroke. Resiko terjadinya stroke infark path rasio LDL/HDL moderate (>4,4) Iebih tinggi dibandingkan dengan fakior resiko lain seperti nwayat penyakit jantung dan riwayat hipertensi
Available in Fulltext
Kata Kunci : Stroke Infark,Faktor Resiko,LDL/HDL Ratio,Stroke