Evaluasi rencana lokasi pemindahan terminal induk KM.6 Banjarmasin
AMINUDDIN, Muhammad, Prof.Ir. A. Djunaedi, MUP.,Ph.D
2007 | Tesis | Magister Perencanaan Kota dan DaerahKesalahan dalam pemilihan lokasi sering membawa akibat kepada tidak optimalnya pengoperasian fungsi sebuah terminal. Hal ini mendorong perlunya dilakukan penelitian ini, dengan tujuan untuk mengevaluasi kelayakan rencana lokasi pemindahan Terminal Induk Km. 6 Banjarmasin, yang telah ditetapkan di Liang Anggang. Dari bentuk evaluasi, tergolong ke dalam pre implementation evaluation, yaitu kegiatan evaluasi sebelum suatu rencana diimplementasikan, sedangkan dari metode evaluasi, termasuk ke dalam actual versus planned performance comparissons, yaitu mengkaji obyek penelitian dengan membandingkan kondisi yang ada (actual) dengan ketetapan perencanaan yang ada (planned). Proses evaluasi dilakukan melalui dua tahapan. Pertama, menyusun kriteria yang merupakan formulasi dari tiga perspektif, yakni: teoritis, masyarakat (penumpang dan operator), dan pemerintah. Kriteria dari perspektif pemerintah dan masyarakat didapatkan dari hasil survey lapangan, melalui teknik wawancara dan penyebaran kuesioner. Kriteria teoritis disusun dari berbagai literatur. Penyusunan kriteria ini menghasilkan sebanyak 27 kriteria, terbagi ke dalam tujuh faktor pertimbangan, yaitu: (1) tata ruang; (2) lingkungan hidup; (3) aksesibilitas; (4) fisik; (5) fasilitas dan utilitas; (6) kenyamanan; dan (7) kebijakan. Kedua, melakukan penilaian (assessment), yakni dengan cara membandingkan antara kondisi eksisting rencana lokasi terminal dengan kriteria yang sudah disusun. Hasil evaluasi menunjukkan, terdapat empat kriteria yang tidak terpenuhi, yaitu: (1) lokasi tidak berada pada daerah yang memiliki kemudahan pencapaian tertinggi; (2) lokasi tidak integral dengan sistem angkutan primer lainnya; (3) lokasi tidak dapat dicapai secara langsung dengan cepat, aman, dan murah; dan (4) lokasi tidak terletak pada konsentrasi tempat asal dan tujuan perjalanan. Hasil analisis lebih lanjut, kondisi tersebut ternyata masih bisa diantisipasi dengan mengambil langkahlangkah seperti: membangun sebuah terminal tipe A lagi pada sisi utara kota, mengatur kembali rute trayek angkutan perkotaan, dan mengarahkan pembangunan pemukiman baru pada lokasi yang berdekatan dengan rencana lokasi terminal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah rencana lokasi terminal di Liang Anggang masih layak dipertahankan dan dapat direkomendasikan ke tahapan pembangunan.
Inaccurate selection of location often created a situation that the terminal would not operated optimally. This research is aimed to evaluate the plan to relocate the Banjarmasin Main Terminal. This research is a type of pre implementation evaluation – meaning an evaluation activity before the plan is implemented. It used a method that comparing between actual versus planned performance comparison. The evaluation process was conducted through two stages. First, was to arrange criteria as formulation of three perspectives, namely: theoretical, public (passengers and operators), and government. The criteria based on the government and public perspectives were obtained from field survey results through interview and questionnaire distribution. Theoretical criteria were composed of various literatures. The criteria composition resulted in 27 criteria divided into seven factors considered, namely: (1) lay out; (2) environment; (3) accessibility; (4) physical; (5) facility and utility; (6) comfortableness; and (7) policy. Second was by conducting assessment, i.e. by comparing existing condition of terminal location plan and stated criteria. Results of this evaluation indicated that there were four criteria unfulfilled, namely: (1) location was not in an area of highest accessibility; (2) unintegrated location with other primary transportation system; (3) impossibility achievement location was not directly reached in immediate, safe and low cost; (4) location was not situated in the concentration of original and destination. Results from further analysis showed that such a condition could be anticipated through the following measurements such as: to build another type A terminal in the northern side of the city, and to rearrange line routes of city transport and guide the development of new settlement in close to terminal location plan. The conclusion of this research was that the terminal location plan of Liang Anggang is still feasible. The research recommends that construction development of the new terminal can be carried out.
Kata Kunci : Terminal Induk,Kelayakan Lokasi, Criteria, Location Selection, Terminal