Laporkan Masalah

Implementasi strategi Six Sigma untuk peningkatan pelayanan penyelenggaraan Haji di Indonesia

ACHIR, Molli Rachmina, Wakhid Slamet Ciptono, Drs.,MBA.,MPM

2007 | Tesis | Magister Manajemen

Studi ini bertujuan untuk meneliti managemen pelayanan penyelenggaraan haji di Indonesia dengan strategi Six Sigma, dan mendesain strategi Six Sigma dengan pendekatan DMAIC Appraisal Strategy (Define, Measure, Analysis, Improve, Control) sebagai system pengendalian terpadu, dan mendesain strategi Six Sigma dengan system pengendalian terpadu, dan mendesain strategi Six Sigma dengan pendekatan DCOV Preventive Strategy (Define, Characterized, Optimized, Verify). Penelitian tahap pendahuluan dilakukan dengan tekhnik wawancara dengan Penyelenggaraan Haji Departemen Agama Republik Indonesia dan wawancara serta kuesioner yang disebarkan kepada 39 orang responden jamaah haji asal Jakarta tahun 2006. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa sigma dari penyelenggaraan Haji Indonesia tahun 2006 adalah1,75 sigma, yang berarti masih terdapat 403.508,77 Defect Part Per Million (DPMO), sementara yang disyaratkan Six Sigma adalah maksimal terjadinya defect dalam suatu proses adalah 3,4 DPMO. Selanjutnya dari hasil wawancara dan kuesioner yang dilakukan terhadap penyelenggara haji yakni Departemen Agama, maka ditemukan penyebab dari rendahnya angka sigma ini adalah akibat mismanagement dalam pelayanan kepada Jamaah Haji. Untuk itu, berdasarkan DMAIC Appraisal Strategy dan DCOV Preventive Strategy, maka perlu dilakukan pembenahan agar dapat memberikan pelayanan public yang maksimal yakni bertumpu pada konsep Fisk (2006) yakni Operational Excellent – Costumer Intimacy – dan Product Leadership.

This Study pursued to observe the management of Hajj Services in Indonesia by Six Sigma Strategic, and to design Six Sigma Strategy with DMAIC Appraisal Strategy Approach (Define, Measure, Analysis, Improve, Control)and to design DCOV Preventive Strategy (Define, Characterized, Optimized, Verify). Research in preface stage are generated by interview with Hajj Management at Departemen Agama Republik Indonesia, also interview and questionnaire to 39 respondents with Hajj Congregation of Jakarta 2006 Departure. This research discovered the Hajj Sigma Management Team Work in Indonesia for the year 2006 is 1.75 sigma only, which mean there are 403,508.77 Defect Part Per Million (DPMO), while in the other hand, the Six Sigma required 3.4 Defect Part Per Million (DPMO). The observation through interview and questionnaire which filled out by the respondents can be summarized that the causes of the Hajj Sigma above is because of the mismanagement in the Hajj Services. Based on the DMAIC Appraisal Strategy and DCOV Preve ntive Strategy, the improvement of the public services (in this case is Hajj Services) is very important to be generated, to maximize the public service based on Fisk Concept : Operational Excellent – Costumer Intimacy – and Product Leadership.

Kata Kunci : Sistem Manajemen Haji,Kualitas Layanan,Six Sigma,DMAIC, DCOV, Six Sigma, Mismanagement, Operational Exc ellent – Costumer Intimacy – and Product Leadership


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.