Analisis peremcanaan produksi dan usulan perbaikan pada PT Tanjung Alam Jaya
WIDAGDO, Kunto Purwo, Adi DJoko Guritno, Dr.,Ir.,MSIE
2007 | Tesis | Magister ManajemenStudi ini bertujuan untuk mengidentifikasi rencana produksi pada PT Tanjung Alam Jaya, menganalisis pelaksanaan rencana produksi, mengidentifikasi kelemahan perencanaan produksi PT TAJ, mengidentifikasi kendala -kendala dalam pelaksanaan rencana produksi, dan memberikan usulan alternatif peluangpeluang efisiensi dalam produksi pada PT Tanjung Alam Jaya. Data diambil melalui oberservasi langsung ke perusahaan, dan juga dari proses wawancara dengan pihak manajemen. Analisis dilakukan dengan menga nalisis kegiatan penambangan, analisis volume produksi, analisis biaya produksi, analisis pengukuran kinerja dan analisis activity based costin g. Hasil dari analisis ini adalah pada tahun 2006 pelaksanaan rencana produksi dari PT Tanjung Alam Jaya tidak memenuhi target yang menyebabkan naiknya harga pokok penjualan batubara akibat bertambahnya overburden removal dan tidak terpebuhinya coal getting. Berdasarkan analisis penilaian kinerja supply chain di PT TAJ ada dua key performance indicator yang harus diperhatikan terkait dengan strategi perusahaan low cost, yaitu aspek biaya (metric cost of goods sold dan metric total supply chain cost) dan aspek management efficiency (metric cash-to-cash cycle time dan asset turns). Kendala-kendala yang menghambat penambangan batubara tidak mencapai target adalah produktivitas alat, permasalahan cuaca dimana curah hujan, permasalahan likuiditas (cash-flow) dari PT TAJ yang disebabkan oleh pembayaran yang terlambat dari PT TIM kepada PT TAJ, kenaikan BBM khususnya solar, penambangan liar yang semakin banyak, ketidakpastian pembebasan lahan, demonstasi masyarakaat dan tenaga kerja yang menyebabkan terhambatnya kinerja penambangan. Alternatif yang bisa ditempuh perusahaan adalah melakukan penambangan sendiri pada Stripping Ratio yang relatif rendah, melakukan penjualan batubara secara spot, penggunaan blasting untuk meningkatkan kinerja penambangan, melakukan penambangan pada SR 12 untuk menambah life time perusahaan dan menerapkan activity based costing sebagai strategic tools pemantau dan pengelola efisiensi.
This research planned to identify production plan in PT Tanjung Alam Jaya, to analyze production plan, identifying the weakness of production planning in PT TAJ, identifying the constraints in production plan realization, and propose improvement opportunity in PT Tanjung Alam Jaya. The data is taken through direct observation to company, as well as from the process of interviewing the management. The analysis conducted with analyze mining activity, analysis of production volume, analysis of production cost, performance measurement analysis, and activity based costing analysis. This research found that in 2006 production plan realization’s PT TAJ is not fulfill the target. Its causing increase of cost of goods sold caused by the surplus of overburden removal and not fulfills coal getting. Based on supply chain’s performance measurement in PT TAJ, they are two key performance indicators that should monitories related with low-cost strategy, that is cost aspect (metric cost of goods sold and metric total supply chain cost) and management efficiency (metric cash-to-cash cycle time and asset turns).The constraints that pursuing coal mining not fulfill the target is mining’s productivity which not optimum, weather problems related with forecast of rainfall, cash flow problems from PT TAJ that caused by the overdue payment from PT TIM to PT TAJ, increasing solar’s cost, wild mining which is more and more , the uncertainty of farm liberation, demonstration of society and workers that caused the pursuing of mining performance. The alternatives solution can be done by the company are through mining itself in minimum Stripping Ratio, sale some of coal through spot market, use blasting to increase mining productivity, doing mining at SR 12 to increase the life time’s of the company, and implementing activity based costing as strategic tools to monitoring and managing efficiency
Kata Kunci : Manajemen Produksi,Perencanaan,Perbaikan, Rencana Produksi, Stripping Ratio, activity based costing, metric, overburden removal, coal getting