Penetapan prioritas strategi multi-fokus aplikasi Sand Cone Model di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)
KARYULIATI, Tri Yanti, Ertambang Nahartyo, Dr.,M.Sc
2007 | Tesis | Magister ManajemenDalam rangka mewujudkan iklim investasi yang kondusif serta meningkatkan peringkat Indonesia sebagai negara tujuan investasi, BKPM perlu menyusun Rencana Strategis (Renstra) yang menguraikan strategi yang tepat untuk mencapai tujuan dari program-program yang telah ditetapkan, rencana kerja, dan indikator kinerjanya untuk kurun waktu tahun 2005-2009. Agar strategi BKPM lebih terarah dan lebih mudah untuk diimplementasikan, prioritas dari strategi multi-fokus pada organisasi BKPM harus ditentukan. Hal tersebut diperlukan agar tujuan dan sasaran utama BKPM dapat terlaksana sehingga kegiatan penanaman modal di Indonesia dapat ditingkatkan. Dalam menentukan prioritas strategi multi-fokus BKPM digunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dan Sand Cone Model. Kesimpulan yang dapat diambil adalah strategi meningkatkan kepastian hukum dan pemulihan kepercayaan dunia usaha, meningkatkan koordinasi teknis dengan instansi terkait, meningkatkan kerjasama dengan instansi terkait, memenuhi SOP secara optimal, dan menyusun arah pengembangan modal merupakan lima prioritas strategi teratas dengan persentase masing-masing >5%. Dalam pembentukan sand cone model, yang menjadi tingkatan result/goal adalah Terwujudnya Indonesia sebagai Negara Tujuan Investasi yang Menarik. Sedangkan yang menjadi Basic Pillar adalah yang memiliki bobot prioritas yang lebih tinggi (dua pertiga keseluruhan strategi) dengan nilai kumulatif sampai dengan 63%, dan sisanya menjadi Operating Philosophies yang memiliki bobot prioritas yang lebih rendah (sepertiga keseluruhan strategi).
In actualizing condusive investment climate and increasing Indonesia’s rank as investment destination country, BKPM needs to develop Strategic Plan or Renstra detailing perfect strategy to reach targets of predestined programs, work plans, and theirs performance indicator for year 2005-2009. To make BKPM’s strategy more aimed and easier to implement, priorities of multifocused strategy of BKPM should be determined. That task is necessary to make targets and main objectives of BKPM could be realized thus the investment activity in Indonesia could be increased. In order to make the multiple-priority structure of BKPM more pinpointed and easier to implement, the priorities of the multi-focused strategy in the case organization had to be determined. For this purpose, Analytic Hierarchy Process (AHP) and Sand Cone Model was used. As conslusion, the five topmost priority strategy with each percentage >5% are: strategy to increase law enforcement, restoring the trust from business world, increase technical coordination with related institution, optimally fulfill SOP, and creating plan for direction of capital development. In sand cond model development, the result/goal level is “Reaching Indonesia as Attractive Investment Destination Countryâ€. And the Basic Pillar is a layer which has higher relative/priority weight (two-third of overall strategy) with cumullative value up to 63%, and the rest become Operating Philosophy with relative/priority weight lower importance (one-third of overall strategy).
Kata Kunci : Manajemen Strategi, Model Keputusan AHP, Sand Cone Model, investment climate, BKPM, Strategic Plan, multiple-priority structure, Analytic Hierarchy Process, Sand Cone Model