Laporkan Masalah

The Evaluation of Enterprise risk management at PT Pupuk Kujang

SARI, Rahimi Indah, Erni Ekawati, Dr.,MBA

2007 | Tesis | Magister Manajemen

PT Pupuk Kujang mengemban misi dari pemerintah untuk mendukung program ketahanan pangan nasional, maka mengingat tanggungjawabnya, PT Pupuk Kujang adalah sebuah asset nasional yang keberadaanya sangat penting untuk kelangsungan sektor agrikultur dalam negri. Saat ini PT Pupuk Kujang telah mampu melayani kebutuhan dalam negri terutama di Jawa Barat. Sehingga PT Pupuk Kujang terus mengevaluasi kondisi internal dan externalnya untuk mengetahui kemungkinan ancaman dalam mengemban misinya. Sebagai salah satu bentuk aplikasi dari good corporate governance, pada tahun 2006 PT Pupuk Kujang memulai manajemen risiko di dalam perusahaan. Pada penelitian ini penulis mempelajari dan mengevaluasi manajemen risiko perusahaan pada PT Pupuk Kujang. Melalui analisis lingkungan internal dan tujuan perusahaan, penulis mengidentifikasi tiga risikoyang diduga akan diterjadi. Penulis memprediksi risiko yang berhubungan dengan tujuan perusahaan dan yang sekiranya akan mengganggu dalam pencapaiannya. Karena PT Pupuk Kujang adalah Badan Usaha Milik Negara yang bisnis operasionalnya dipengaruhi oleh pemerintah, maka risiko yang diidentifikasi adalah risiko yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah. Risiko-risiko tersebut adalah: 1. risiko dicabutnya subsidi pemerintah; 2. risiko pembatasan distribusi pasar; 3. risiko ketidakpastian dalam suplai bahan mentah. Jika ketiganya dapat diatasi dengan baik dalam risk appetite perusahaan, maka diharapkan risiko-risiko lain yang merupakan ikutan dari tiga risiko tersebut tidak akan terjadi dan perusahaan dapat dengan sukses mengemban misinya. Setelah menganalisa permasalahan, penulis mengajukan usulan terhadap perusahaan. Yang pertama, bahwa perusahaan harus menyiapkan contingency plan untuk mengatasi masalah risiko dicabutnya subsidi pemerintah. Untuk risiko kedua, perusahaan dapat memindahkahkan risiko kepada pihak asuransi. Dan untuk mengatasi risiko ketiga, perusahaan harus memiliki kontrak jangka panjang dengan pemasok bahan mentah jika tidak maka akan mengganggu ketersediaan pasokan.

PT Pupuk Kujang is carrying the mission from the government to support the national food stability program. Hence, recall its responsibility PT Pupuk Kujang is one of national asset that its existence is important for the sustainability of agricultural sector in domestic. Up to now PT Pupuk Kujang has been able to serve the domestic needs especially in West Java. Thus, PT Pupuk Kujang is keep screening its environment both internal and external to see the potential threat that might impede the company to carry its mission. And presently in year 2006 as one of the application of good corporate governance principle, PT Pupuk Kujang starts to establish risk management program. In this research the author studies and evaluates the enterprise risk management at PT Pupuk Kujang. The author identifies three risks which suspected to be happening in the future through analysis of internal environment and the company’s objective. The author is predicting the risks which are related to the company’s objective and which might impede the company to achieve it. The risks are related to government policy, since PT Pupuk Kujang is state owned enterprise which business operation is influenced by government intervention. The author only discusses three important risks that need more concern from the management. The risks are: 1. risk of the removal government subsidy; 2. risk of limitation in market distribution; 3. risk of uncertainty in supply of raw material. If these risks can be well managed within company’s risk appetite, it is expected that other collateral risks will not occur and company can success in carrying their mission. After analyzing the problems, the author proposes recommendations for the company. First is that company has to prepare contingency plan to overcome the risk in removal of government subsidy. For the second risk, company can transfer the risk by using insurance. And to overcome the third risk, management must engage a long term contract with supplier otherwise the supply of raw material is disrupted.

Kata Kunci : Manajemen Resiko,Suplai Bahan Mentah, Enterprise Risk Management Framework, Risk Management Process, PT Pupuk Kujang


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.