Pola spasial pergerakan wisatawan di Kabupaten Pacitan
CEMPORANINGSIH, Raden Rara Esti, Dr. Janianton Damanik
2007 | Tesis | S2 Magister Kajian PariwisataPariwisata sebagai suatu aktivitas leisure mengandung unsur perjalanan yang terkait dengan pergerakan dan interaksi spasial antar tempat yaitu: asal wisatawan, rute yang dilalui dan objek dan daya tarik wisata (ODTW) yang dituju. Penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana pola spasial pergerakan wisatawan di Kabupaten Pacitan yang dipandang cukup unik karena secara administrasi termasuk Provinsi Jawa Timur, namun secara geografis relatif dekat dengan Provinsi D.I. Yogyakarta, Kota Solo dan Kab upaten Wonogiri di Jawa Tengah dengan aksesibilitas dari dan menuju ketiga wilayah relatif mudah. Kunjungan wisatawan ke Pacitan cukup tinggi dan mempunyai ODTW kelas dunia yaitu Goa Gong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola kunjungan wisatawan pada masing- masing ODTW di Kabupaten Pacitan, mengetahui pola pergerakan wisatawan antar ODTW serta menentukan faktor- faktor yang mempengaruhi pola pergerakan wisatawan di Kabupaten Pacitan. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini melalui studi literatur dan data-data sekunder dari instansi yang bersangkutan serta survey lapangan menggunakan kuisioner dengan responden wisatawan yang datang ke Pacitan di tiga ODTW terpilih. Analisis data mencakup dua aspek yaitu produk wisata dan pasar wisata. Aspek produk wisata dinilai dengan skoring dan analisis network sedangkan pasar wisatawan ditinjau dari jumlah kunjungan wisatawan dan analisis data primer hasil kuesioner wisatawan. Sedangkan analisis gravitasi digunakan untuk mengetahui besarnya interaksi antar objek wisata. Dari analisis yang dilakukan diketahui bahwa kunjungan wisatawan terus menurun dari tahun ke tahun dan pergerakan wisatawan terkonsentrasi pada ODTW tertentu. Sementara itu sistem jaringan (network) pariwisata di Kabupaten cukup kompleks dengan tujuh belas linkage untuk tujuh buah node. Interaksi antar ODTW yang menunjukan bagaimana pola pergerakan terbentuk dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu network , jumlah kunjungan wisatawan serta perilaku wisatawan yaitu motivasi serta belum pernah dan sudah pernah berkunjung sebelumnya.
Tourism as leisure activity has a linkage with a trip that makes a movement and spatial interaction between tourist generating region, tourist destination region and route. This research is about spatial pattern of tourism movement in Pacitan Regency. They are unique region because belonging to East Java Province but in geographical side have a closed related with Yogyakarta, Solo City and Wonogiri with good accessibilities. The objective of this research are to find out pattern of the visit to each destination, pattern of tourism movement between destination and determine factors that influence tourism movement pattern in Pacitan. Data for this research are compiling from literature studies, institution and using questionnaire for tourist in three selected destination. To analyze tourism product we use score and network analysis. Tourism market refers to amount of tourism visit and primary data analysis from questionnaire. Gravity analysis use to find out interaction value between destinations . The results are tourism visit are decline from a year to year and there are concentration of tourism movement in certain destination. In a while there is a complex tourism network with seventeen linkages and seven nodes. Interactions between destination, that showing how movement pattern are form, influence by tourism network, amount of tourism visit and tourism behavior that is motivation, and visiting status (ever or never before).
Kata Kunci : Wisatawan, Pola Kunjungan, Movement - Spatial - Tourism.