Laporkan Masalah

Peluang pemanfaatan Idle Cash melalui deposito berjangka pada Kas Daerah Kota Dumai

AGMARIZON, Dra. Sri Handaru Yuliati, MBA

2008 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk menghitung/memperkirakan jumlah dana menganggur (idle cash) pada Kas Daerah Kota Dumai dan menghitung potensi pendapatan bunga dari idle cash tersebut melalui deposito berjangka, sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah khususnya Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah. Hal ini menarik untuk diteliti, karena pendapatan bunga deposito merupakan sumber penerimaan yang relatif baru selain pajak dan retribusi. Melalui penyusunan model anggaran kas yaitu alat yang dapat memberikan informasi jumlah saldo kas, kita dapat menghitung besarnya dana menganggur (idle cash) dan besarnya pendapatan bunga. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer (primary data) berupa wawancara dan data sekunder berupa laporan bulanan realisasi penerimaan dan pengeluaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Dumai tahun 2002-2006, data laporan realisasi perolehan jasa giro dan bunga deposito Kota Dumai tahun 2002-2006, data ringkasan APBD Kota Dumai tahun 2007, data suku bunga pasar tahun 2006 dan 2007. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan analisis kuantitatif yaitu menggunakan aliran kas melalui perhitungan pola penerimaan dan pola pengeluaran untuk menghasilkan proyeksi aliran kas periode mendatang. Besarnya idle cash, dapat dihitung dengan mengurangkan saldo kas akhir dengan saldo kas minimal (asumsi 10% dari belanja), sedangkan besarnya perolehan bunga deposito dihitung dengan cara idle cash dikali suku bunga dikali hari mengendap (bulan investasi) dibagi setahun (asumsi 365 hari). Berdasarkan hasil analisis data, disimpulkan bahwa besarnya potensi dana menganggur (idle cash) menurut realisasi aliran kas tahun 2006 secara rata-rata Rp125.429.233.816,- dengan potensi bunga deposito yang diperoleh sebesar Rp13.493.954.481,-, sementara realisasi penyimpanan jasa giro dan bunga deposito yang diperoleh Pemerintah Kota Dumai tahun 2006 sebesar Rp8.870.000.000,- atau terdapat selisih sebesar Rp4.623.954.481,-. Hal ini menunjukkan bahwa model incremental yang selama ini digunakan belum mampu menghasilkan informasi idle cash dan meningkatkan perolehan bunga deposito. Dengan simulasi menggunakan model anggaran kas untuk tahun 2006 diperoleh idle cash rata-rata sebesar Rp132.479.073.724,-, dan perolehan bunga deposito sebesar Rp14.252.169.810,- atau lebih besar dari perolehan bunga deposito yang dicapai Pemerintah Kota Dumai maupun perolehan potensi bunga deposito berdasarkan realisasi aliran kas. Hal ini menunjukkan bahwa model anggaran kas mempunyai peluang untuk dimanfaatkan dalam menghasilkan informasi idle cash dan meningkatkan perolehan bunga deposito. Untuk proyeksi tahun 2007 dengan simulasi menggunakan model anggaran kas diperoleh idle cash secara rata-rata Rp161.412.007.486,- dan perolehan bunga deposito sebesar Rp12.216.634.041,-, sedangkan rencana penyimpanan bunga deposito Pemerintah Kota Dumai tahun 2007 yaitu sebesar Rp6.535.736.050,-.

This Research goal was to calculate the number of an idle cash at Dumai City and to calculate the potency interest income from of an idle cash through time deposit, as an Efforts to increase real province income especially from others valid to real province income. It is interesting to observe because interest income from deposit represent the revenues source which relative newly besides tax and retribution. Through compilation model of the cash budget that is appliance, it can give the information about the sum of cash balance, it can calculate the potency of idle cash and the potency of interest income. The data used were primary data from an interview and secondary data from monthly report of the revenues and expenditures of Revenue Plan and District Expense (APBD) of Dumai City from 2002-2006, report data of the acquirement service giro and deposit interest of Dumai City from 2002-2006, summary data of APBD Dumai City in 2007, data of the interest rate from 2006 and 2007. The method used in this research was descriptive method with the quantitative analysis that is through calculation of revenue pattern and expenditure to yield the projection of period cash income in the future. The potency of an idle cash calculated by tapering down final cash balance with the minimum cash balance (assumption 10% from expense), while level of revenue from deposit interest calculated by idle cash multiplied by the interest rate multiplied by the day tuanging (invesment month) divided one year (assumption 365 day). Based on data analyze concluded that level of potency an idle cash according to the realization of streaming cash in 2006 averagely is Rp125.429.233.816,- with the potency of interest deposit obtained equal to Rp13.493.954.481,-. Meanwhile depository realization of service giro and deposit interest obtained from Government of Dumai City in 2006 equal to Rp8.870.000.000,- or there is a different equal to Rp4.623.954.481,-. This matter indicate that the model incremental which is used during the time used is not yet able to give the information of an idle cash and improve the deposit interest acquirement. By simulation using model of cash budget for the year of 2006 obtained by an idle cash averagely equal to Rp132.479.073.724,-, and acquirement of deposit interest equal to Rp14.252.169.810,- or bigger than deposit realization interest acquirement of Dumai City Government and also acquirement of the potency deposit interest through realization of cash streaming. This matter indicated that the model of cash budget have the opportunity to be exploiting in giving information of an idle cash and improving the deposit interest acquirement. For the projection in 2007 by simulation using the model of cash budget obtained by an idle cash averagely Rp161.412.007.486,- and acquirement of deposit interest estimated equal to Rp12.216.634.041,- while the plan of Governmental interest deposit Dumai City in 2007 is equal to Rp6.535.736.050,-.

Kata Kunci : Manajemen Kas,Kas Daerah,Idle Cash, idle cash, deposit interest, cash budget


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.