Laporkan Masalah

Kinerja pengelolaan penyertaan modal pemerintah daerah pada Koperasi Kerinci Lestari dan Koperasi Pelalawan Bersatu di Kabupaten Pelalawan, Propinsi Riau, tahun 2001-2005

FITRI, Tengku Ida, Drs. Wihana Kirana Jaya, M.Soc.Sc

2007 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Upaya peningkatan pendapatan asli daerah dapat dilakukan antara lain dengan investasi, salah satunya adalah penyertaan modal pemerintah daerah pada koperasi. Dengan adanya penyertaan modal pemerintah daerah pada koperasi, maka akan menambah modal koperasi dalam melaksanakan usaha simpan pinjam sehingga mempermudah masyarakat sebagai anggota koperasi untuk mengakses terhadap sumber-sumber pembiayaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan kelembagaan terhadap kinerja pengelolaan penyertaan modal pemerintah daerah pada koperasi kerinci lestari dan koperasi pelalawan bersatu di Kabupaten Pelalawan. Data yang digunakan adalah data primer dengan 75 responden yang mewakili Pemerintah Kabupaten Pelalawan serta pengurus dan anggota Koperasi Kerinci Lestari dan Koperasi Pelalawan Bersatu. Variabel dependen yang digunakan adalah kinerja pengelolaan penyertaan modal pemerintah daerah, sedangkan variabel independen adalah variabel-variabel institusional yang terdiri dari insentif, regulasi, kontrak, dan property right. Korelasi spearman dan binary logistic regression digunakan untuk menguji hubungan dan pengaruh aspek-aspek institusional terhadap kinerja pengelolaan penyertaan modal pemerintah daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan korelasi spearman variabel-variabel institusional yang terdiri insentif, regulasi, kontrak, dan property right mempunyai korelasi positif dan signifikan terhadap kinerja pengelolaan penyertaan modal pemerintah daerah. Berdasarkan binary logistic regression menunjukkan bahwa variabel insentif dan kontrak mempunyai pengaruh signifikan terhadap kinerja pengelolaan penyertaan modal pemerintah daerah.

Efforts to increase real province income can be done such as investment; one of those is province government investment in koperasi. Province government investment in koperasi will increase koperasi’s capital to do saving and loan activities in order to make easy for the society as the koperasi members to access financing sources. This research is aimed to analyze institutional role to province government investment management at Koperasi Kerinci Lestari and Koperasi Pelalawan Bersatu in Pelalawan Residence. Data used for this research is primary data with 75 respondents who vice government and official members of Pelalawan Residence and also members of Koperasi Kerinci Lestari and Koperasi Pelalawan Bersatu. Dependent variable used is province government investment management and independent variables are institutional variables consisted of incentive, regulation, contract, and property right. Correlation of spearman and binary logistic regression are used to test the relation and effect of institutional aspects to province government investment management. Research result shows that base on spearman correlation, institutional variables consisted of incentive; regulation, contract, and property right have positive and significant correlation to province government investment management. Base on binary logistic regression shows that incentive and contract variable is significant to province government investment management.

Kata Kunci : Pendapatan Asli Daerah,Investasi,Penyertaan Modal Pemerintah, investment, province government investment, koperasi, institutional


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.