Evaluasi manajemen aset bangunan pemerintah Kabupaten Sumba Timur tahun 2002-2006
AWANG, Rambu Naha Ana, Prof.Dr. Eduardus Tandelilin, MBA
2007 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian yang dilakukan bertujuan untuk menganalisis manajemen aset bangunan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur dan mengevaluasi kontribusi pemanfaatan aset bangunan yang menghasilkan pendapatan terhadap Pendapatan Asli Daerah tahun 2002 -2006, dengan cara menganalisis sistem inventarisasi aset, legal audit, penilaian aset, optimalisasi aset serta pengawasan dan pengendalian aset bangunan yang dimiliki/dikelola oleh pemerintah daerah, dan mengevaluasi kontribusi pemanfaatan aset bangunan yang menghasilkan pendapatan melalui analisis potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Alat analisis yang digunakan adalah Deskriptif Kualitatif dan Logical Framework Approach (LFA) atau Pendekatan Kerangka Kerja Logis. Penelitian yang dilakukan mengunakan dua metode pengumpulan data, yakni: penelitian kepustakaan (library research) dan penelitian lapangan (field research) dengan metodologi penelitian kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan inventarisasi aset oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) atas aset bangunan yang dikelola/dikuasai belum dilaksanakan sesuai peraturan yang berlaku sehingga menimbulkan terjadinya selisih jumlah unit bangunan yang disajikan dalam Buku Induk Inventraris dengan data yang disajikan dalam Neraca Daerah. Inventarisasi legalitas aset belum pernah dilakukan, sehingga bukti kepemilikkan aset dipegang oleh masing-masing SKPD yang melaksanakan pembangunan gedung. Penilaian aset yang dilakukan oleh Tim BPKP dan dicantumkan dalam Buku Induk Inventaris maupun Neraca Daerah masih merupakan nilai historis (nilai perolehan), sehingga diperlukan penilaian aset untuk mendapatkan nilai pasar dari seluruh aset bangunan milik pemerintah daerah yang akan menggambarkan kekayaan pemerintah daerah yang sebenarnya dan mencerminkan kemampuan daerah secara utuh, dan menjadi dasar pengambilan keputusan perencanaan pengelolaan aset di masa yang akan datang. Pemanfaatan aset bangunan secara optimal dapat dilakukan melalui analisa potensi aset. Indikator pengawasan dan pengendalian dilakukan melalui pelaporan dan kegiatan monitoring pemanfaatan aset serta penyediaan biaya pemeliharaan aset bangunan setiap tahun melalui SKPD agar tidak terjadi miss management. Melalui Pendekatan Kerangka Kerja Logis disajikan secara visual penyebab dan efek permasalahan, tujuan dan strategi yang dapat dilakukan oleh pemerintah daerah dalam melakukan pengelolaan aset bangunan yang dinyatakan dalam bentuk Matriks Perencanaan Program (Project Planning Matrix) yang akan memberikan dampak positif bagi perencanaan pembangunan.
The research is done to analyze building assets management of goverment of Sumba Timur Regency, and to evaluate the building assets use contribution which gives income to Local Original Income (PAD) in 2002-2006, by analizing assets inventory system, legal audit, assets value, assets optimizing, organizing and controlling assets which is organized by local goverment and to evaluate the contribution of assets use to obtain income by potential analysis of Local Original Income (PAD). The research uses Descriptive Qualitative Approach and Logical Framework Approach (LFA). It also uses two methods of data collecting: Library Research and Field Research with Questionnaire Research Method. The research result showed that assets inventory realization by Local Support Working Unit (SKPD) on building assets which is organized has not been realized based on the rule until causes the difference of building unit amount as showed in Inventory Stock List/Buku Induk Inventaris with presented data in Local Balance. Assets legality inventory has never been realized, so the proof of assets ownership is held by each SKPD who realized building development. Assets value which is realized by Development and Finance Control Unit (BPKP) Team and registered in Inventory Stock List or Local Balance is still historic value (achievement value), so it needs assets value to get market value from all building assets of local goverment which actually would describe local goverment wealth and totally shows local capabilty, and also it becomes a basic in making decision of assets management planning in the future. Optimally the use of assets could be realized by assets potential analysis. Controlling and organizing indicator is realized by repporting and monitoring activity of asssets use and also cost supply of assets maintenance annually by SKPD in order to avoid missmanagement. By logical framework Approach, it is visually presented cause and problem effect, objective and strategy which local goverment is able to realize assets organizing which is presented in Project Matrix Planning Form, and it would give positive impact for development planning.
Kata Kunci : Inventarisasi, Legal Audit, Penilaian, Optimalisasi dan Pengawasan, Inventory, Legal Audit, Valuation, Optimalization and Controlling