Laporkan Masalah

Rencana strategis peningkatan Pendapatan Asli Daerah dalam rangka mendukung penyelenggaraan otonomi daerah :: Studi kasus Pemerintah Kota Bogor

TAMBUNAN, Jonggi, Prof.Dr. Muhadjir Darwin, MA

2007 | Tesis | Magister Administrasi Publik

Masalah pokok dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan dan penerimaan keuang daerah sektor PAD pemerintah Kota Bogor sehingga belum mampu menunjang pelaksanaan tugas-tugas otonomi daerah. Dan pertanyaan penelitian berupa rencana strategis apa yang akan dilakukan pemerintah Kota Bogor untuk meningkatkan PAD. Dari pertanyaan ini, penulis tertarik meneliti rencana strategis peningkatan keuangan daerah PAD dalam rangka mendukung penyelenggaraan otonomi daerah. Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian kualitatif sebagai upaya memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subyek penelitian. Dengan demikian metode penelitian lebih menggambarkan kondisi subyek penelitian. Dan akan mendukung kegiatan penelitian ini, yang menjadi informan kunci adalah aparat Dispenda Kota Bogor yang menangani secara langsung pengelolaan Keuangan sektor PAD, serta beberapa aparat instansi terkait dengan pengelolaan tersebut. Berdasarkan informasi data yang diperolah melalui wawancara, studi dokumentasi dan observasi, dilakukan pengolahan data dengan teknik analisis data model spradley dan analisis SWOT. Dari hasil analisis data, deiperoleh gambaran yang dapat disimpulkan bahwa untuk meningkatkan kemampuan dan penerimaan keuang sektor PAD, sebagai bagian komponen yang mendukung penyelenggaraan otonomi daerah, dibutuhkan faktor-faktor strategis melalui pengindentifikasian issue strategis sebagai berikut, (1) pengembangan kelembagaan; (2) pengembangan kompetensi pegawai; (3) gerakan kampanye sadar pajak/retribusi; dan (4) pengembangan obyek dan sumber pajak/retribusi daerah merupakan bagian-bagian yang perlu mendapat prioritas bagi pemerintah Kota Bogor, karena dapat dijadikan komponen yang mendukung penyelenggaraan kegiatan otonomi daerah.

The basic problem in this research is low capacity and regional financial receipt of PAD sector on government of Bogor city, further can nor ability to increase of activity regional autonomy task. And, the research question is what the strategic wiil be doing government of Bogor city to increase PAD. From this research question, by researche that intended to investigate about strategic planning to increase regional financial of PAD, to supported of regional autonomy implementing. In this research, surve methode applied by using qualitative research to understand fenomena about condition of research subject. From its condition, the research method is more explain of research subject condition. And, to supprted this research activity, The key informant is Dispenda apparatus of Bogor city that direct handling of PAD sector financial activity, and a few connected officer apparatus that activity. From the data information through interview, documentation study, and observation, to do data analysis was used Spradley models and SWOT analysis. From data analysis result, it was the conclussion that to increased of ability and PAD sector financial reciept, is the item of supported component of regional autonomy activity, strategic factors through strategic issue identification about, 1) institution development; 2) develop of appratus competency; 3) tax/ retribution urgent movement; 4) Develop of obyek and regional tax/ retribution resource, the all of item was priority necessary by government of Bogor city, because the components can to supported otonomy activity on regional.

Kata Kunci : Reformasi Sektor Publik,Peningkatan PAD,Otonomi Daerah


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.