Signifikansi peran kapasitas manajemen kewirausahaan terhadap kinerja pemerintah daerah :: Studi kasus Propinsi Gorontalo
MUHAMMAD, Fadel, Promotor Prof.Dr. Miftah Thoha, MPA
2007 | Disertasi | S3 Administrasi NegaraNew Public Administration (NPM) sebagai salah satu bentuk reformasi Administrasi Publik yang telah diterapkan di beberapa negara maju seperti di Inggris, New Zealand, Australia , Kanada dan Amerika Serikat, telah berhasil meningkatkan kinerja pemerintah negara-negara itu. Di negara sedang berkembang seperti Indonesia , aplikasi NPM atau manajemen kewirausahaan (MK) masih terbatas. Propinsi Gorontalo, sebagai lokasi penelitian ini, te lah mulai menerapkan NPM sejak tahun 2002. Propinsi tersebut sejak tahun yang sama juga mengalami peningkatan Human Development Index (HDI) yang menunjukkan adanya perbaikan di bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi. Hal ini mendorong peneliti untuk mengajukan pertanyaan penelitian: apakah manajemen kewirausahaan yang diaplikasikan di propinsi tersebut telah meningkatkan kinerja pemerintah daerah, dan apakah yang mendorong atau menghambat manajemen kewirausahaan tersebut dalam meningkatkan kinerja pemerintah daerah. Dari review literatur, kinerja secara teoritis dipengaruhi oleh kapasitas manajemen, budaya organisasi, dan lingkungan, sementara kapasitas manajemen itu sendiri dipengaruhi oleh budaya organisasi dan lingkungan. Dengan dituntun oleh hipothesis penelitian yang dibangun dari review literatur, penelitian ini menggunakan kapasitas manajemen kewirausahaan, budaya organisasi, lingkungan makro dan lingkungan lokal dalam bentuk faktor endowment daerah sebagai variabel independen. Sampel penelitian diambil dari 117 kegiatan dan program pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi secara purposif yaitu di atas 100 juta rupiah, dengan mempertimba ngkan kelengkapan dan ketersediaan datanya. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang dilengkapi dengan penggunaan angket dan wawancara mendalam. Teknik analisis multiple regression digunakan untuk menguji hipothesis penelitian. Hasil analisis statistik regressi berganda menunjukkan bahwa peran kapasitas manajemen kewirausahaan sangat dominan dalam menentukan kinerja pemerintah daerah, diikuti oleh budaya organisasi. Sementara itu kapasitas manajemen dipengaruhi oleh faktor endowment daerah dan budaya organisasi. Dengan mengklasifikasikan variabel kinerja pemerintah daerah ke dalam prestasi aksi dan prestasi hasil, ternyata kapasitas manajemen kewirausahaan hanya berperan signifikan terhadap prestasi aksi dan tidak berperan langsung terhadap prestasi hasil, sementara yang berperan signifikan terhadap prestasi hasil adalah faktor endowment daerah, yang sebelumnya tidak berpengaruh kepada kinerja. Temuan seperti ini membawa implikasi akademik bahwa penelitian tentang kinerja sebaiknya mengklasifikasikan kinerja ke dalam prestasi aksi dan prestasi hasil, karena akan lebih terungkap faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja . Temuan ini juga memberikan implikasi kebijakan bahwa untuk meningkatkan prestasi aksi di bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi, diperlukan pembenahan sistem manajemen dan kemampuan manajer publik, sementara untuk meningkatkan prestasi hasil dibutuhkan dukungan lingkungan lokal atau endowment daerah.
As a reform of public administration, New Public Management (NPM) has been applied in some western countries such as England, New Zealand, Australia, Canada and United States of America. As claimed by these countries, this reform has significantly improved the performance of government bureaucracy. In some developing countries especially in Indonesia, the application of NPM is regarded a new movement of public administration reform. Gorontalo Province, the location of this research, has applied the NPM doctrines since 2002. To date, the Province has experienced a significant improvement in Human Development Index, indicating substantive improvements in education, health and economic sectors. This significant change encourages the researcher to raise two research questions such as: Does the application of NPM in Gorontalo Province increase the local government performance in these sectors, and what factors encourage the application of NPM in order to increase the performance of local government. From literature review, performance is theoretically influenced by the management capacity, organization culture and environment, while management capacity is theoretically determined by organization culture and environment. Directed by seven hypotheses based on literature review, this research utilizes the management capacity, organization culture, macro environment and local environment or local endowment as independent variables, while local government performance as dependent variable. About 117 programs or activities were chosen as samples purposively with a total budget of over 100 million rupiahs, covering education, health and economic sectors, while considering the availability and the quality of data and information. Data and information were collected through questionnaire, interview guide, and in-depth interview. The main statistical instrument used in testing the hypotheses is multiple regressions. The results indicate that the role of management capacity is very significant in determining the local government performance, followed by the organization culture, while the management capacity is influenced by organization culture and local endowment. By specifying the performance into action and achievement performance, the management capacity into management system and manager quality, it is found that only management capacity influences the action performance significantly, while local endowment is found to be substantially determining the achievement performance. These findings bring some academic implications that the future research of performance should classify the variable of performance into action and achievement performance in order to better pronounce all related independent variables. The findings also offer some policy implications that in order to increase the level of local government performance particularly in education, health and economic sectors, the management system and the quality of managers need some significant improvements, while local endowment support and action performance need to be taken into account in the improvement of achievement performance.
Kata Kunci : Kinerja Pemerintah Daerah,Manajemen Kewirausahaan