Laporkan Masalah

Studi Biodegradasi Poli Hidroksi Butirat pada media cair dan padat

SARI, Eka, Ir. Siti Syamsiah, Ph.D

2007 | Tesis | S2 Teknik Kimia

Poli hidroksi butirat (PHB) termasuk dalam golongan bioplastik. Plastik jenis ini diharapkan dapat menjadi plastik alternatif yang ramah lingkungan sebagai pengganti plastik sintetis yang bersifat sangat sulit terdegradasi di alam sehingga dapat mencemari lingkungan. Penelitian untuk memproduksi bioplastik ini banyak dilakukan dengan berbagai metode, sehingga dihasilkan jenis bioplastik yang sangat bervariasi. Perbedaan jenis mikroorganisme, metode produksi, media, cara purifikasi dan campuran zat lain menyebabkan adanya perbedaan dari sifat biodegradabilitasnya. Penelitian ini bertujuan menguji potensi biodegradabilitas PHB komersial dalam media cair dan padat pada kondisi lokal. Pada media cair digunakan larutan lumpur aktif dan pada media padat digunakan tanah dan kompos. Pengamatan yang dilakukan meliputi perubahan karakteristik PHB yang terjadi selama biodegradasi seperti perubahan visual, perubahan morfologi permukaan, penurunan berat, perubahan kristalinitas, dan perubahan berat molekul Hasil pengamatan pada biodegradasi pada media cair selama 15 minggu didapatkan adanya kerusakan pada morfologi permukaan PHB, penurunan berat mencapai 22,9 %, perubahan kristalinitas mencapai 57.44% dan perubahan berat molekul 29,52 %. Sedangkan biodegradasi pada media padat selama 3 bulan terjadi kerusakan morfologi permukaan yang signifikan pada media kompos yang ditambahkan lumpur aktif. Penurunan berat mencapai 98,92%, Perubahan kristalinitas mencapai 66,85% dan penurunan berat molekul mencapai 47,55%. Hasil penelitian ini menunjukkan potensi dari sifat biodegradabilitas PHB sampel, data ini diharapkan dapat menjadi acuan pada perancangan sistem pengolahan limbah dari bioplastik khususnya PHB.

Poly hidroxy butyrate (PHB) is a member of bioplastic group. This type of plastic is expected to be alternative plastic which is environmently friendly to replace synthetic plastic that is known to be very difficult to degrade and therefore tend to pollute the environment. Researches in producing bioplastic have been performed with various methods, generating bioplastic types which significantly vary. The difference of microorganisms used, production methods, mediums, purification, and additional substance causes the variation in the nature of the plastic’s biodegradability. This research aims to test the biodegradability of commercial PHB in liquid and solid mediums. The liquid medium is used solution of activated sludge and solid medium is used soil and compost. In this biodegradability test, observations are made to the changes of PHB characteristics which include visual change, surface morphology change, reduction of weight, reduction of crystallinity, and reduction of molecular weight. The result on liquid medium during 15 weeks of observation shows damage to the surface morphology of PHB, weight reduction of 22.9%, crystallinity change of 57.44%, and molecular weight change of 29.52%. As for the biodegradation on solid medium, after 3 months, significant damage to the surface morphology is apparent on the plastic put into a mixture of compost and activated sludge. Other results in this medium include weight reduction of 98.92%, cristallinity change of 66.85%, and molecular weight loss of 47.55%. The result of this research shows the potential of PHB biodegradability. Thus, this research is expected to be able to serve as reference in designing bioplastic (especially PHB) waste treatment system

Kata Kunci : Biodegradasi,Poli Hidroksi Butirat,Media Cair dan Padat,Biodegradation, PHB, medium, activated sludge, environment


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.