Laporkan Masalah

Analisis mutu tegangan sebagai bagian dari tingkat mutu pelayanan di wilayah kerja PT. PLN (Persero) UPJ Balapulang

HARSOYO, Uno, Dr.Ir. Hamzah Berahim, MT

2007 | Tesis | S2 Teknik Elektro (Magister Sistem Energi Elektrik

Penyaluran tenaga listrik dari pembangkit sampai pada pemakai memerlukan banyak peralatan penghubung serta jaringan penghantar yang tidak pendek. Untuk menjaga agar mutu tenaga listrik tetap seperti apa yang telah dibangkitkan di pembangkit, dibutuhkan penghubung maupun penghantar selalu dalam kondisi baik . Pada kenyataanya mutu tenaga listrik sampai pada pemakai secara alamiah akan mengalami penurunan oleh karena sifat bahan peralatan penghubung maupun penghantar . Khususnya mengenai mutu tegangan oleh karena pada penghantar mempunyai resistansi listrik dan besarnya resistansi tersebut berbanding lurus terhadap panjang penghantar, maka tegangan sampai pada pemakai akan mengalami penurunan tegangan atau drop tegangan. Dari hasil analisis menunjukkan nilai tegangan jatuh penyulang Bumiayu 5 hasil pengukuran waktu beban puncak pada titik pengukuran terdekat sampai dengan titik pengukuran terjauh dari sumber tegangan antara 19 % sampai dengan 29,3 %, rata-rata 10,1 % lebih tinggi dari analisis perhitungan. Hasil pengukuran waktu beban dasar / siang hari antara 2,2 % sampai dengan 5,9 %, rata-rata 3,8 % lebih tinggi dari analisis perhitungan. Nilai tegangan jatuh terukur waktu beban puncak secara menyeluruh di setiap titik pengukuran 5 % melebihi dari nilai tegangan jatuh yang direkomendasikan dalam Desain Kriteria Sistem Distribusi Tenaga Listrik. sedangkan pada waktu beban dasar hanya sampai pada titik pengukuran terdekat sebesar 3 % dan selebihnya = 5 %. Nilai tegangan jatuh yang ada pada penyulang Bumiayu 5 dari hasil pengukuran maupun secara perhitungan sudah tidak memungkinkan untuk dilakukan pengaturan tegangan dengan cara mengatur posisi tap changer trafo distribusi yang ada.

Distribution of the electric power from the power plant to customer need many switching equipment and long conductor. To take care of the power quality stability it is required good equipment and good conductor. In fact, electric power quality in customer will decrease because of natural carakteristic of equipment and conductor. Especially for electric voltage quality because it has electric resistance is depend on length of conductor, so there is voltage drop in customer. Result of voltage analysis on Bumiayu-5 Feeder show that voltage drop value in peak load from the nearst point until farthest point from the substation is between 19 % up to 29.3 % , average value is 10.1 % higher than calculation or analysis. It’s value for base load is between 2.2 % until 5.9 %, and average value is 3.8 % higher than calculation result. Overall, voltage drop value in each point of measurement is 5 % higher than value of voltge drop recommendation by the Criteria Design of Electric Power Distribution, while in base load is 3 % for nearst point and 5 % for hereinafter point. Voltage drop value for feeder of Bumiayu-5 base on measurement result and calculation result show that it is not feasible to regulate the voltage by changing the position of tap changer in the existing distribution transformator.

Kata Kunci : Mutu Tegangan,Mutu Pelayanan, Long of conductor , bad contact , voltage drop


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.