Konsep pengatur lalu-lintas sinkron adaptif kepadatan untuk solusi minimalisasi durasi waktu tunggu kendaraan
KURNIAWAN, Freddy, Ir. Samiadji Herdjunanto, M.Sc
2007 | Tesis | S2 Teknik ElektroSistem pengatur lalu-lintas adaptif dan sinkron telah banyak digunakan di beberapa negara maju. Dengan adanya sistem pengatur lalu-lintas adaptif, durasi merah dan hijau disesuaikan dengan kepadatan kedatangan kendaraan. Dengan sistem ini, diharapkan durasi waktu tunggu kendaraan dari semua arah cenderung sama dan tidak akan melebihi satu siklus. Dengan kata lain, hampir tidak ada kendaraan yang mengalami isyarat merah dua kali. Adanya sistem pengatur lalu-lintas sinkron digunakan untuk mengurangi waktu tempuh jalan utama. Pengatur lalu-lintas saling disinkronkan satu dengan yang lain agar sebagian besar kendaraan di jalan utama tidak terlalu lama menanti isyarat hijau. Pengatur lalu-lintas sinkron digunakan untuk mengurangi durasi waktu tunggu kendaraan di jalan utama. Proses sinkronisasi pada pengatur lalu-lintas sinkron cukup rumit. Penentuan waktu dan durasi hijau melibatkan banyak parameter, seperti: waktu hijau arah utama pengatur lalu-lintas di sebelahnya, kecepatan dan percepatan kendaraan, serta waktu tempuh kendaraan dari suatu pengatur lalu-lintas ke pengatur lalu-lintas yang lain. Perhitungan waktu hijau juga harus didukung oleh sensor keberadaan kendaraan di jalan utama yang jumlahnya cukup banyak. Agar tetap sinkron, suatu pengatur lalu-lintas sinkron tidak dapat bersifat adaptif. Adanya peningkatan kepadatan kedatangan kendaraan dari suatu arah dapat meningkatkan durasi waktu tunggu kendaraan dari arah tersebut untuk mendapatkan isyarat hijau. Pada penelitian ini, penulis membuat konsep sistem pengatur lalu-lintas sinkron adaptif. Sistem tidak disinkronkan dengan pengatur lalu-lintas lain, namun dengan runtun data kepadatan kedatangan kendaraan dari arah utama. Dengan sistem ini, meskipun terdapat perubahan kepadatan kedatangan kendaraan dari beberapa arah, diharapkan durasi waktu tunggu kendaraan dapat dibuat minimal terutama untuk arah utama. Konsep ini dilengkapi simulasi dengan MATLAB.
Traffic load is highly dependent on parameters such as time, day, season, weather and unpredictable situations such as accidents, special events or construction activities. If these parameters are not taken into account, the traffic control system will create bottlenecks and delays. A traffic control system that solves these problems by continuously sensing and monitoring traffic conditions and adjusting the timing of traffic control system according to the actual traffic load is called an adaptive traffic control system. To minimize travel time in a highway, some traffic controllers must be synchronized to the other. Intersection controllers of an area are interconnected with a communication network through which synchronization information is exchanged. The main purpose of synchronized traffic control system is to minimize the waiting time of almost all vehicles in each traffic light. Green and duration time of all traffic control system are derived from some parameters such as adjacent green time, vehicle speed and acceleration, and estimation of travel time. This calculation involves much data measured by many detectors connected to the system and built by large computation. The cycle time must be the same at all synchronous traffic control systems. They cannot be locally adaptive. Increasing traffic flow could produce bottleneck at some incoming directions. This thesis presents a new concept of adaptive synchronous traffic light controller. The main majority of this concept is adaptation procedure can be held while synchronization. Traffic flow fluctuations should not produce bottleneck at all directions especially main direction. The traffic control system is not synchronized to the others but to traffic flow data stream generated by detectors. The calculations are simulated by MATLAB.
Kata Kunci : Sistem Pengatur Lalu Lintas,Sinkron Adaptif,Waktu Tunggu Kendaraan