Analisis kontingensi operasi sistem tenaga listrik
RACHMAN, Arfita Yuana Dewi, Dr.Ir. Sasongko Pramono Hadi, DEA
2007 | Tesis | S2 Teknik ElektroPenelitian ini membahas mengenai kontingensi tunggal dan jamak yang disebabkan oleh pemutusan satu saluran transmisi 150 kV, dua saluran transmisi 150 kV, dan terlepasnya pembangkit pada sistem interkoneksi Sumbagteng (Sumatera Bagian Tengah). Akibat dari kontingensi ini adalah terjadinya perubahan nilai parameter tegangan dan arus pada sistem. Sehingga perlu dilakukan simulasi untuk melihat sejauh mana pengaruh dari kontingensi tunggal dan jamak yang terjadi melalui analisis kontingensi pada sistem interkoneksi. Dan sebagai dasar untuk mengambil langkah operasional yang efisien. Hasil dari penelitian ini adalah kontingensi tunggal berupa putusnya saluran transmisi 150 kV antara bus Padang Luar-bus Payakumbuh (single contingency) mengakibatkan terjadinya penurunan nilai tegangan pada beberapa bus beban sampai 0,563%. Kontingensi jamak berupa terlepasnya (1) pembangkit Teluk Lembu mengakibatkan terjadinya penurunan nilai tegangan pada beberapa bus sampai 2,622%; (2) saluran antara bus Singkarak-bus Lubuk Alung mengakibatkan terjadinya penurunan nilai tegangan pada beberapa bus beban sampai 2,605; (3) pembangkit Koto Panjang mengakibatkan penurunan nilai tegangan pada beberapa bus beban sampai 13,267%, yang merupakan pengaruh kontingensi jamak yang paling buruk pada kestabilan sistem ; dan (4) saluran antara bus Koto Panjang-bus Garuda Sakti mengakibatkan terjadinya penurunan nilai tegangan pada beberapa bus beban sampai 10,179%. Hasil perhitungan analisis kontingensi ini dapat digunakan sebagai langkah antisipasif pada perencanaan operasi sistem tenaga listrik, sehingga dapat meningkatkan keandalan (relialibility), keamanan (security) dari sistem interkoneksi tenaga listrik.
This research describes about single and double contingency that caused by generation and/or transmission, that occurs on 150 kV Sumbagteng (Sumatera Bagian Tengah) interconnected electric power system. The effect of single and multiple outages causes change in the bus voltage and current of system, so that it necessary to solve this problem with a contingency analysis simulation program for finding the solution of single and double outages problems. The results shows that single contingency by outage of line 150 kV transmission between Padang Luar and Payakumbuh making the bus voltage decrease of 0.563%. Double contingency scenario by outage of generator and/or transmission, such as : (1) Teluk Lembu, making the bus voltage decrease of 2.622%; (2) Lubuk Alung – Singkarak making the bus voltage decrease of 2.605% ; (3) Koto Panjang, making the worst influence to bus voltage of 13.267% ; (4) Koto Panjang- Garuda Sakti, making the bus voltage decrease of 10.179%. The contingency analysis calculation results can be used to anticipate the operation planning for electrical power system operation. Thus, the system planning can influence the reliability and security of the interconnection system.
Kata Kunci : Sistem tenaga Listrik,Analisis Kontingensi, Contingency analysis, Outage, Voltage, Single, Double