Laporkan Masalah

Evaluasi sosialisasi pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin di Kabupaten Kotawaringin Barat :: Penelitian tentang sosialisasi JPKMM/Askeskin di Puskesmas Arut Selatan, Kumai dan Pangkalan Lada

SAMSUDIN, Prof.Dr. Tadjuddin Noer Effendi

2007 | Tesis | S2 Sosiologi (Kebijakan dan Kesejahteraan Sosial)

Kebijakan Menteri Kesehatan yang sangat populis melalui program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan untuk Masyarakat Miskin nampaknya masih menemui banyak kendala pada tataran aplikasi dilapangan. Minimnya pelaksanaan sosialisasi menyebabkan pelaksanaan pelayanan kesehatan bagi peserta masih relatif rendah, belum lagi mekanisme pelayanan yang banyak tidak diketahui oleh peserta. Oleh karena itu, masalah yang dikemukakan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah implementasi kegiatan sosialisasi program JPKMM/Askeskin di Kabupaten Kotawaringin Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tentang implementasi sosialisasi program Askeskin yang dilaksanakan oleh PT. ASKES selaku Badan Penyelenggara, Dinas Kesehatan dan Puskesmas selaku pemberi pelayanan kesehatan dalam konsep pelaksanaan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Miskin di Kabupaten Kotawaringin Barat. Dalam penelitian ini digunakan metode deskriptif kualitatif. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara mendalam terhadap informan yang terdiri dari Kepala Cabang PT. ASKES Kotawaringin Barat, Safeguarding Kabupaten, Pimpinan Puskesmas Kumai, Puskesmas Arut Selatan, dan Puskesmas Pangkalan Lada, serta beberapa informan lain untuk memperoleh informasi pembanding melalui metode trianggulasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pada tahun 2006 pelaksanaan sosialisasi program JPKMM/Askeskin masih sangat minim. Pada level Kabupaten sosialisasi dilaksanakan sebanyak satu kali dengan nara sumber PT. ASKES dan Dinas Kesehatan, sedangkan Puskesmas sebagai peserta yang dilaksanakan satu kali bersamaan dengan Rapat Kerja Teknis Kesehatan tanggal 22 Mei 2006 di Pangkalan Bun. Tim Safeguarding Kabupaten belum melaksanakan sosialisasi dan rapat koordinasi tingkat Kabupaten sementara dana telah tersedia. Pada tingkat Puskesmas sosialisasi dilaksanakan dengan memasang satu buah spanduk di Puskesmas serta dilaksanakan dengan cara menunggu momen pada saat ada rapat lintas sektor, bahkan Puskesmas Kumai tidak melaksanakan sosialisasi, karena ketiadaan dana sosialisasi yang bersumber dari PT. Askes.. Dari penelitian diketahui pula bahwa rata-rata kunjungan per bulan Pelayanan Rawat Jalan Tingkat Pertama di Puskesmas pada tahun 2006 baru mencapai 4% dari indikator keberhasilan 15% yang diharapkan. Sedangkan untuk pelayanan kesehatan ibu hamil mencapai angka rata-rata per bulan 3,3% dari target indikator keberhasilan 90%. Disarankan kepada PT. ASKES Cabang Kotawaringin Timur selaku Badan Penyelenggara JPKMM untuk meningkatkan frekuensi koordinasi kepada Dinas Kesehatan dan Puskesmas selaku PPK serta menyederhanakan prosedur pencairan dana kegiatan sosialisasi di lapangan. Dinas Kesehatan diharapkan untuk mengoptimalkan fungsi koordinasi antar program dan sektor terkait untuk berbagi peran dalam kegiatan sosialisasi Program JPKMM pada level Kabupaten.

The Policy of Minister for public Health populist through the program of Assurance of Health Conservancy for the Society of Impecunious likely still meets many constraints at field application. The minimized of socialization execution caused the execution of health service to participants still relative lower, otherwise there are many services mechanism that haven’t known by participants. In this research, the focus problem is how to socialize the implementation of JPKMM/ askeskin program in Ktawaringin Barat resident. The aim of this research is to figure out the implementation of the Askeskin program socialized by PT. ASKES as the Organizer of Public Health Service And Public Health Centre that gives health service in concept of execution of Guarantee of Impecunious Society Health Conservancy in Kotawaringin Barat resident. This research used a descriptive method qualitative. The Data is taken by doing dept interview the Head Branch of PT. ASKES Kotawaringin Barat, Safeguarding resident, Head of Public Health Services Arut Selatan, Kumai and Pangkalan Lada, and also some other informant to obtain the comparator information of the triangulation method. Based on the result of the research, in 2006 the execution of socialization of JPKMM / askeskin program was still under target. At resident level, the socialized has done only once with the resource person from PT. ASKES And Public Health Service, and Public Health Centre as a participant. The Public Health Center Hasn’t done the socialization of the program. zialiexecuted once at the same time densely activity of Health is date of 22 May 2006 in Pangkalan Bun. Team of Safeguarding recident not yet executed the socialization and meeting co-ordinate the recident level of whereas fund have been made available. At ;level of Public Health Centre socialization executed with installing one banner of Public Health Centre by awaiting momen at the time of there is meeting pass by quickly the sector, even of Public Health Centre executed the socialization, because no socialization fund steming from PT. Askes From research known also that visit mean per month Service Take Care Of The First Level in Public Health Centre in the year 2006 newly reach 4% from efficacy indicator 15% what is expected. While for the service of pregnant mother health reach the mean number per month 3,3% from goals of efficacy indicator 90%. Suggested to PT. ASKES Branch the Kotawaringin Barat as Body of Organizer JPKMM to increase frequency coordination to Health Recident and Public Health Centre as PPK and also make moderate the procedure of liquefaction of fund of socialization activity in field. Public Health Service expected to be optimal of function coordination between related sector and program to shar the role in activity of socialization of Program JPKMM at recident level.

Kata Kunci : Kebijakan Publik,Masyarakat Miskin,Layanan Kesehatan,JPKMM, Socialization, JPKMM /Askeskin


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.