Efektivitas relaksasi dan dukungan informasional untuk mengurangi kecemasan survivor yang tinggal di wilayah episentrum gempa
SARI, Osi Kusuma, Prof.Drs. Koentjoro, MBSc.,Ph.D.,Psi
2007 | Tesis | S2 Psikologi (Magister Profesi Psikologi Klinis)Bencana berdampak pada masalah psikososial yang tampak pada perubahan fenomena, relasi dan sistem sosial, serta perubahan cara berfikir, perilaku, dan emosi. Stres, cemas, depresi hingga trauma adalah contoh dampak bencana yang memerlukan penanganan intensif. Penelitian ini menguji efek relaksasi dan dukungan informasi untuk mengurangi kecemasan pasca gempa pada survivor gempa di Yogyakarta 27 Mei 2006. Subjek penelitian terdiri dari 20 orang ibu rumah tangga yang terbagi dalam kelompok eksperimen (n=10) dan kelompok kontrol atau waiting list (n=10), dengan kriteria: usia antara 25-50 tahun, mengalami kecemasan traumatis, dan tinggal di daerah episentrum gempa, desa Sriharjo, Imogiri Bantul. Alat ukur yang digunakan untuk pre test dan post test adalah Taylor Manifest Anxiety Scale (TMAS) yang telah diadaptasi dan Skala Kecemasan Pasca Gempa yang disusun peneliti berdasarkan hasil observasi partisipan di wilayah episentrum gempa. Hasil penelitian dengan uji U Mann Withney menunjukkan ada perbedaan tingkat kecemasan pada kelompok eksperimen yang mendapatkan relaksasi dan menerima informasi dibandingkan kelompok kontrol yang tidak mendapatkan perlakuan dengan taraf signifikasi 0,000 (p<0,05) yang membuktikan bahwa intervensi yang disusun peneliti cukup efektif mengurangi kecemasan survivor di daerah episentrum gempa dengan sumbangan efektif sebesar 53,5%.
Disaster has many psychosocial effect that show in many phenoma changing, relation and social system, the way society think, behavior and emotion. Stress, anxiety, depression, until trauma are the example of that effect which need intensive treatment. The aim of this research is to identify the effect of relaxation (Schafer 2000; Irmansyah, 2005) and informational support to decrease anxiety symptom as manifest of post traumatic after Yogyakarta’s earthquake at may 27th 2006. Subjects in this research are 20 respondens for this research devide in two groups (experiment and control group/waiting list) with characteristic: women age between 25 – 50 years old, had anxiety symptoms, live in Sriharjo, Imogiri Bantul, where is epicentrum area. They. Two scale used in this research, Taylor Manifest Anxiety Scale (TMAS) with adaptation and Post Earthquake Anxiety Scale which made by researcher base on her participant observation with victims in epicentrum area. Data research of gain score tested by U Mann-Whitney analysis and show there is difference anxiety with signification 0,00 and 0,05 (P<0,05) in the group which received relaxation exercise and informational support than the other group. This intervention efective to decrease anxiety symptoms with eta squared 53,5% and 20,8%
Kata Kunci : Kecemasan Survivor,Relaksasi dan Dukungan Informasional,Anxiety, Relaxation, Informational Support, Disaster