Laporkan Masalah

Pelatihan keterampilan sosial dasar untuk pasien dengan gangguan Skizofrenia

VEENU, Prof.Dr. M. Noor Rochman Hadjam, Psi

2007 | Tesis | S2 Psikologi (Magister Profesi Psikologi Klinis)

Skizofrenia menyebabkan penderitanya kesulitan membina dan mempertahankan hubungan sosial. Lebih lanjut, disfungsi sosial yang menjadi salah satu karakteristik gangguan skizofrenia ini berkaitan dengan rendahnya keterampilan sosial. Pemberian intervensi yang dapat meningkatkan keterampilan sosial sangat dibutuhkan pasien skizofrenia, yaitu melalui pelatihan keterampilan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan keterampilan sosial dasar terhadap peningkatan keterampilan sosial pada pasien skizofrenia, yaitu keterampilan mendengarkan, mengajukan permintaan, mengekspresikan perasaan menyenangkan dan tidak menyenangkan. Penelitian ini mengaplikasikan desain eksperimen A-B with follow up and booster treatment terhadap 2 pasien skizofrenia laki-laki yang menjalani rawat-inap di Rumah Sakit Soeroyo Magelang (RSSM). Keterampilan sosial diukur dengan melakukan observasi terhadap simulasi wawancara menggunakan instrumen Lembar Rating Keterampilan Sosial. Hasil penelitian dari analisis visual menunjukkan bahwa perlakuan pelatihan keterampilan sosial dasar cukup berpengaruh terhadap peningkatan keterampilan sosial kedua partisipan penelitian ini.

Schizophrenia causes the patients difficulties in building and maintaining social relationships. Furthermore, social dysfunction, which is one of the characteristics of schizophrenia disorder, is related to the lack of social skills. Intervention which increases social skills through social skills training is very much needed by schizophrenia patients. The purpose of this research is to obtain the effect of basic social skills training towards the increase of social skills in schizophrenia patients i.e. listening, making request, expressing positive and negative feelings skills. This research applies AB with follow up and booster treatment experiment design towards two male schizophrenia inpatients who are being treated in Rumah Sakit Soeroyo Magelang (RSSM). Social skills are measured by conducting an observation towards interview simulation using Lembar Rating Keterampilan Sosial instrument. Results of the research from visual analysis illustrate that the conduct of basic social skills training is quite influential towards the increase of social skills in these research participants.

Kata Kunci : Gangguan Skizafrenia, pelatihan Keterampilan Sosial Dasar, schizophrenia, social skills, basic social skills training.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.