Laporkan Masalah

Menulis pengalaman emosional untuk mengelola stres pada penyalahguna Napza

KALOETI, Dian Veronika Sakti, Dra. Kwartarini Wahyu Yuniarti, MMed.Sc.,Ph.D.,Psi

2007 | Tesis | S2 Psikologi (Magister Profesi Psikologi Klinis)

Menuliskan pengalaman emosional memberikan manfaat terapeutik bagi individu termasuk penyalahguna NAPZA. Individu yang menjadi penyalahguna NAPZA sangat rentan terhadap setiap kejadian atau situasi menekan. Mereka akan menggunakan NAPZA dalam rangka menghindari pikiran dan perasaan emosional yang ditimbulkan oleh situasi tersebut. Melalui menulis mereka akan diperhadapkan dan dikonfrontasikan secara langsung pada hal-hal yang dulu dihindari. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah menulis pengalaman emosional dapat digunakan untuk mengelola stres dengan cara menurunkan tingkat distres, kemudian memampukan partisipan dalam merasakan dan merefleksikan emosi, melakukan katarsis, mengembangkan kemampuan kognitif melalui pemahaman dan pemecahan masalah. Partisipan diberi instruksi menulis pengalaman emosional selama ± 30 menit selama 9 hari sesi menulis. Pengukuran Impact of Event Scale (IES) menunjukkan hasil terjadi penurunan tingkat distres. Analisis kualitatif digunakan untuk mengetahui proses mengelola stres yang terjadi.

Accumulating evidence indicates that disclosure of stressful experiences through writing can provide therapeutic benefits for significants proportion of individuals include drug abusers. Drug abusers get easier for relapse when facing a stresfull event, they tend to use substances to avoid thoughts and feelings about emotional issues. Writing about emotional experiences may force them to directly confront their emotion and organise their thoughts in ways they may never have done. This study tested whether writing about emotional experiences could be a method for managing stres in way reducing distress among drug abusers. Furthermore, enable them to make sense of their experiences and reflect catharsis, develop cognitive representations of stressful experiences that promote insight and adaptive coping. Participants who were instructed to write their deepest thoughts and feeling about important emotional issues that has stressfully and affect their life for 30 min on 9 consecutive writing sessions. Participants measured by Impact of Event Scale (IES) showed a significant decrease in level of distress. Furthermore, qualitative analysis used to know the mechanisms inside.

Kata Kunci : Stress,Pengelolaan,Menulis Pengalaman,Pengguna NAPZA, Writing Emotional Experiences, Managing Stress, Drug Abusers


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.