Memahami makna pengalaman emosi bagi karyawan dalam menghadapi perubahan organisasi :: Suatu pendekatan fenomenologi
NUR, Haerani, Fathul Himam, M.Psi.,MA., Ph.D
2007 | Tesis | S2 Psikologi (Psikologi Industri dan OrganisasiPenelitian ini bertujuan untuk menggali makna pengalaman emosi bagi karyawan dalam menghadapi perubahan organisasi, khususnya tentang dinamika pengalaman emosi dan perannya dalam memfasilitasi timbulnya strategi yang digunakan dalam menghadapi perubahan organisasi tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan model pendekatan fenomenologi. Data diperoleh dari enam orang responden, yang merupakan karyawan dari Bosowa Corporation yang sedang mengalami restrukturisasi. Pemilihan responden menggunakan purposive sampling dan pengumpulan responden menggunakan teknik “snow-ball†dengan meminta responden untuk merekomendasikan calon responden selanjutnya .Validitas hasil penelitian dilakukan dengan menggunakan intersubjective validity. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman emosi merupakan sejumlah perasaan yang telah dialami selama perubahan organisasi berlangsung, yaitu: senang, bangga, kecewa, dan jengkel, yang ditimbulkan oleh adanya perombakan struktur organisasi, ketidaksiapan organisasi dalam melaksanakan perubahan, serta terbatasnya kemampuan dan keahlian karyawan. Sejumlah perasaan ini dimaknai sebagai sebagai sumber motivasi ataupun sebagai sumber tegangan yang akan mempengaruhi cara atau strategi karyawan dalam menghadapi perubahan tersebut, dan selanjutnya akan mempengaruhi perilaku kerja mereka.
The purpose of this study was to explore the emotional experience of employee in dealing with organizational change. It is ….. to understand the emotional experience dynamic and how it the fasilitated the strategy to deal organizational change. This research used phenomenological approach. Data was collected from six Bosowa Corporation employees as respondent, used in-depth interview. Respondents were pool by using “snow-ball†technique and were chosen by purposive sampling. The validity of research result used intersubjective validity. This research found out that emotional experience is employee’s feelings which occur during the implementation of organizational change , such as: happy, proud, disappointment, and upset. These feelings rise due to restructuring of organization, unreadiness of organization in implementing organizational change, and limited employee’s ability and skill. These feelings are regarded as motivation and tension source which affects employees means and strategy in dealing with changes, and therefore their working behavior.
Kata Kunci : Emosi,Perubahan Organisasi,Restrukturisasi, Emotional Experience, Restructurisation, Organizational Change