Peran emosi dan gaya kognitif dalam pengambilan keputusan
IRMA, IJK Sito Meiyanto, Ph.D
2007 | Tesis | S2 PsikologiPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran emosi dan gaya kognitif dalam pengambilan keputusan. Subjek penelitian adalah karyawan level manajerial PT. Pertamina EP Region Jawa Cirebon. Keseluruhan subjek yang terlibat berjumlah 45 orang. Metode pengumpulan data yang dipakai adalah skala emosi, skala gaya kognitif, dan skala pengambilan keputusan. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis Univariat Uji-F Anava. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat perbedaan pengambilan keputusan antara karyawan yang memiliki emosi positif dan emosi negatif yang signifikan, ditunjukkan dengan nilai F = 7.008 dengan p = 0.011 (p<0.005). Dilihat dari rerata masingmasing emosi diketahui bahwa emosi positif memiliki rerata sebesar 226.51, sedangkan emosi negatif memiliki rerata sebesar 200.33. Berdasarkan perbedaan nilai rerata dapat dikatakan bahwa emosi positif lebih efektif untuk pengambilan keputusan dibanding emosi negatif, 2) terdapat perbedaan pengambilan keputusan antara karyawan yang memiliki gaya kognitif analitik dan gaya kognitif intuitif yang signifikan, ditunjukkan dengan nilai F = 4.577 dengan p = 0.038 (p<0.005). Dilihat dari rerata masing-masing emosi diketahui bahwa gaya kognitif analitik memiliki rerata sebesar 230.90, sedangkan gaya kognitif intuitif memiliki rerata sebesar 216.13. Berdasarkan perbedaan nilai rerata dapat dikatakan bahwa gaya kognitif analitik lebih efektif untuk pengambilan keputusan dibanding gaya kognitif intuitif, 3) terdapat pengaruh antara emosi dan gaya kognitif dalam pengambilan keputusan, hasilnya signifikan ditunjukkan dengan nilai F = 4.443 dengan p = 0.018 (p<0.005). Dan peran emosi dan gaya kognitif secara bersama-sama dapat menjelaskan terbentuknya pengambilan keputusan sebesar 17.5%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hipotesis dalam penelitian ini diterima.
The aim of research was to examine the role of cognitive style and emotion in decision making. The research subjects are employees of managerial level of PT. Pertamina EP Java Region, Cirebon. The number of subjects are 45 people. The data collecting method which is used are the emotion scale, cognitive style scale, and decision making scale. The data analysis is done by univariat Uji-F Anova analysis technique. The result show that: 1) there are significant difference of decision making between positive emotion and negative emotion, F = 7.008 dengan p = 0.011 (p<0.005). The mean of each emotion known that positive emotion has mean 226.51, and negative emotion has mean 200.33. Based on the difference of mean, it can be said that positive emotion is more effectively rather than negative emotion, 2) there are significant difference of decision making between analytic cognitive style and intuitive cognitive style, F = 4.577 dengan p = 0.038 (p<0.005). The mean of each cognitive style known that analytic cognitive style has mean 230.90, and intuitive cognitive style has mean 216.13. Based on the difference of mean, it can be said that the analytic cognitive style more effectively for decision making, if it compared intuitive cognitive style, 3) there is an interaction between cognitive style and emotion to explain decision making, F = 4.443 dengan p = 0.018 (p<0.005). And the role of emotion and cognitive style, both can exaplain to decision making 17.5%. So, it can be concluded that the hypothesis in this research is accepted.
Kata Kunci : Emosi,Gaya Kognitif,Pengambilan Keputusan, positive emotion, negative emotion, analytic cognitive style, intuitive cognitive style, and decision making