Laporkan Masalah

Representasi Joglo pada interior lobi Hotel Sahid Raya Surakarta

BADRIYAH, Siti, Prof.Dr. R.M. Soedarsono

2007 | Tesis | S2 Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa

Hotel Sahid Raya Surakarta terletak di Surakarta, yang merupakan kota wisata budaya dengan Kraton Kasunanan Surakarta sebagai budaya unggulan wisata budaya. Hotel Sahid Raya Surakarta mencoba menampilkan identitas budaya visual Jawa melalui Representasi Joglo pada interior lobinya. Penelitian tentang representasi Joglo pada Interior Lobi Hotel Sahid Raya Surakarta ini, bertujuan untuk mengkaji dan mengungkap bagaimana Representasi Joglo pada interior lobinya sebagai reaktualisasi identitas budaya pada Hotel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan , bahwa Representasi Joglo pada Interior Lobi Hotel Sahid Raya Surakarta adalah suatu fenomena desain interior berupa ‘desain kosmetik’ (adobsi secara parsial dari Joglo secara tradisional yang hanya memprioritas bentuk fisiknya saja). Keberadaan Representasi Joglo pada interior Lobi Hotel Sahid Raya Surakarta adalah sarana untuk mengakomodasi peraturan perundangan kepariwisataan UU No.14/UU/1988, dimana perkara representasi akan memunculkan makna baru yaitu usaha untuk menyampaikan citra budaya Jawa melalui adopsi secara parsial Joglo tradisional sebagai ciri keJawaan yang menjurus pada identitas budaya. Joglo pada interior Lobi Hotel Sahid Raya Surakarta merupakan unsur visual yang unik sehingga dalam interior tersebut dijadikan eye- catcher. Dimana eye-catcher tersebut berupa keistimewaan Joglo yaitu empat buah soko guru dan atap brunjung yang terletak sebagai central point pada interior lobi hotel tersebut. Baik secara bentuk dan susunannya sangat berbeda dibanding yang ada di hotel – hotel lain se -wilayah Surakarta. Saat ini fenomena desain pada interior yang berupa Representasi Joglo sangat perlu untuk dikaji sebagai pengembangan dalam ilmu desain interior karena masih perlu pengkajian pada aspek tinjauan lain yang akan menformat keilmuan desain interior khususnya kasus representasi di Indonesia secara lebih matang.

Sahid Raya Surakarta Hotel is situated in Surakarta, which is regarded as a city of cultural with the Kasunanan Kraton of Surakarta as an outstanding cultural. Sahid Raya Surakarta Hotel has tried to expose a visual Javanese cultural identity through the representation of Joglo at the interior of its lobby. This research of the Joglo representation aims at observing critically and revealing the significance of the representation as an reactualization of a cultural identity of the hotel. The result of the research shows that the Joglo representation of the hotel is just simply a cosmetic design (an adopt which is carried out just by partially imitating that insists the physical appearance). Such an existence is to accommodate the tourism regulation, that is UU Number 14/UU/1988 that such a representation will help tourists who spend the night to see the Javanese cultural landmark that leads to the understanding of cultural identity. The Joglo representation has some unique elements which are used as eye-catcher. What is meant by unique elements here is the four main pillars and brunjung roof which is situated as a central point. It is called unique because this one is the sole which can be found in Surakarta. None of the hotels is like that. Today, such an interior design that is the Joglo representation needs to be studied more seriously so as to meet the requirements of multidisciplinary approach to make the science of design more convincing.

Kata Kunci : Interior Lobi Hotel,Joglo, Joglo in the interior, representation


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.