Laporkan Masalah

Upaya pemerintah dan masyarakat dalam mencegah konflik di desa Mekar Sari Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Pontianak

RIZAWATI, Muhadi Sugiono, MA

2007 | Tesis | S2 Ketahanan Nasional (Magister Perdamaian dan Res

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya apa saja yang telah dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat untuk pencegahan konflik di Desa Mekar Sari. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara dan opservasi kelapangan secara langsung, dengan subyek penelitian pihak pemerintah (Tim Penanganan Pengungsi Pasca Kerusuhan Sosial Sambas), staff Dinas Tranmigrasi Kalimantan Barat, Kepala Kelurahan Desa Mekar Sari, Koordinator pengungsi Desa Mekar, Ketua Yayasan Korban Kerusuhan Sosial Sambas (YKKSS), LSM lokal dalam hal ini staff Komnas HAM Wilayah Kalimantan Barat, Masyarakat Desa Mekar Sari dan Pengungsi Desa Mekar Sari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam upaya pencegahan konflik di Desa Mekar Sari: Pemerintah bertindak sebagai mediator interaksi sosial masyarakat. Dalam hal ini pemerintah mengadakan beberapa metode diantaranya; diskusi dan lokakarya forum lintas etnis, mengupayakan selalu ada komunikasi antar etnis, penengakan hukum yang adil dan meningkatkan Iman dan taqwa. Selanjutnya pemerintah juga melakukan pembangunan perekonomian yang berimbang antara masyarakat relokasi dan masyarakat lokal serta secepatnya membuatkan sertipakasi lahan (tanah) untuk mempertegas status kepemilikan atas lahan / tanah yang terkena program relokasi. Sedangkan upaya pencegahan konflik yang dilakukan oleh masyarakat lokal dan menyarakat relokasi dilakukaan dengan beberapa metode pendekatan diantaranya; 1) melalui kepemimpinan yang ada di desa dalam hal ini tokoh masyarakat dan tokoh aagama menjadi figur yang disegani dan dijadikaan panutan. 2) pendekatan kebudayaan. 3) penguatan lembaga kemasyarakatan

The goal of this research is to know about about the efforts which done by the government and society to prevent conflict in Mekar Sari village. This research is done by using qualitative descriptive method through interview and field observation directly. The subjects of this research are government (Team of handling refugees after social riot in Sambas), the officer of West Kalimantan Transmigration Office, the chief of Mekar Sari village, the coordinator of Mekar sari refugees, the chief of Victim Sambas Social Riot Foundation, local NGO (staff of Human Rights Commission for West Kalimantan region), Mekar Sari societies and refugees in Mekar Sari. The result of this research shows that the efforts to prevent conflict in Mekar Sari village; the government acts as the mediator of social interaction. In this case, the government uses many methods such as discussion across ethnic forum, facilitate communication between ethnics, fair law enforcement and improve iman and taqwa. And then government try to develop economic balance between local society and recolated society and to accelerate land certification to secure land ownership which affected by relocation program. And many approach methods to prevent conflict which have done by local and relocated society are; 1)the leadership in Mekar Sari village. The society and religious leader become respected figure. 2)cultural approach. 3)strengthening society organization.

Kata Kunci : Konflik Masyarakat,Peran Pemerintah dan Masyarakat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.