Laporkan Masalah

Analisis Security Complex antarnegara di Asia Timur pasca perang dingin

ZAHRANI, Qardania, Drs. Dafri Agussalim, MA

2007 | Tesis | S2 Ilmu Politik (Hubungan Internasional)

Penelitian ini ditujukan untuk melihat peta security complex di kawasan Asia Timur. Dalam hal ini, pola hubungan antarnegara di kawasan Asia Timur dipengaruhi oleh dua unsur dominan, yaitu pattern of enmity and amity. Kedua pattern tersebut berkembang dalam bentuk rivalitas dan kerjasama antarnegara di Asia Timur. Perang Dingin memang telah berakhir, akan tetapi tetap tidak menyurutkan konflik yang terjadi antarnegara di kawasan Asia Timur. Kondisi keamanan menjadi semakin kompleks tatkala isu-isu yang berakar dari sejarah masa lampau terakselerasi kembali di tengah maraknya isu-isu keamanan kontemporer, terlebih ketika terjadi aksireaksi antarnegara yang saling bersaing dalam meningkatkan kapasitas dan kapabilitas militernya masing-masing. Selain itu, dengan meningkatnya kebutuhan domestik, maka masing-masing negara pun kemudian melakukan hubungan kerjasama di berbagai aspek, terutama ekonomi. Kerjasama ini dilakukan baik secara bilateral maupun multilateral. Meskipun demikian, dalam kerjasama tersebut masih diwarnai oleh adanya perasaan takut (fear) dan curiga (suspicious) antara satu terhadap yang lain. Hal ini terjadi akibat kurangnya rasa kepercayaan antarnegara tersebut.

This research is aimed to see how the security complex is, in East Asia region. According to this, there are two dominant elements that influencing the relationship among the states in East Asia region. They are pattern of enmity and amity. Both of them develop in rivalry and cooperation scope. The end of the Cold War era still cannot decrease the conflicts emerged among the states in that region. The security becomes complex (then called security complex) once the historical memories issues are re-accelerated in the middle of contemporary security issues, excessively as there are action-reaction among the states who compete to increase its military capacities and capabilities. Because of the increase of domestic needs, then the states try to cooperate in many aspects, especially in economic one. The cooperation is done both in bilaterally and multilaterally. Even though, this kind of relationship still influenced by fear and suspicious. This can be happened because the lack of trust among the states in East Asia region.

Kata Kunci : Konflik Antar Negara,Asia Timur,Kerjasama,security complex, pattern of enmity, pattern of amity


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.