Efektivitas Nuclear non-Proliferation Treaty :: Studi kasus hak dan jaminan kebebasan Iran di dalam Program Pengembangan Energi Nuklir
SHAHABUDIN, Syarif, Drs. Usmar Salam, MIS
2007 | Tesis | S2 Ilmu Politik (Hubungan Internasional)Penelitian ini bertujuan unuk mengetahui dan membuktikan tingkat efektivitas dari perjanjian NPT (Nuclear Non-Proliferation Treaty) kaitannya dengan program nuklir yang sedang di jalankan oleh Iran. Hipotesis yang diajukan adalah: bahwa NPT memiliki tingkat obligasi yang rendah (Low Obligation), tingkat presisi yang moderat-tinggi (high-moderat Precision), sedangkan tingkat delegasinya rendah (low Delegation). Dengan tingkat obligasi yang rendah, tingkat presisi yang tinggi dan tingkat delegasi yang rendah, maka NPT termasuk perjanjian internasional yang berlegalisasi rendah. Dengan kata lain NPT merupakan institusi internasional yang bersifat Soft Law, sehingga NPT sangat mudah untuk dipolitisasi oleh berbagai pihak sesuai dengan kepentingannya. Penelitian ini akan dilakukan dengan teknik library research atau studi kepustakaan meliputi literatur, jurnal, buletin, majalah, surat kabar, informasi elektronik melalui internet, dan juga pengumpulan data dari sumber-sumber yang dapat membantu mengembangkan dan memberikan aspirasi bagi penulis, baik melalui data-data yang terdapat di badan-badan yang berkaitan dengan penelitian penulis dan juga data mengenai Track Record dari NPT itu sendiri sebagai sebuah institusi internasional, maupun keanggotaan Iran dalam NPT. Hasil penelitian menunjukan bahwa kegagalan dan ketidakefektifan NPT dalam kasus Iran ini disebabkan oleh bentuk aturan serta hukum dari NPT itu sendiri yang bersifat soft law. Artinya NPT tidak bersifat mengikat, sehingga hukum dan aturan-aturan yang ada lebih memiliki sifat yang longgar, baik dilihat dari segi obligasi, presisi maupun delegasi dari aturan-aturan yang ada di dalam perjanjian tersebut. Bentuk dari hukum NPT yang bersifat soft law juga memberikan imbas terhadap aturan yang berlaku terpola kepada keberpihakan terhadap kepentingankepntingan negara maju, dan lebih menguntungkan pihak-pihak yang mendominasi.
This research aim to know and prove effectiveness storey of NPT ( Nuclear Non-Proliferation Treaty) related with the Iran’s nuclear program, with the hypothesis that NPT have low obligation storey ( Low Obligation), high-moderat presicion, and Low delegation storey. With the low obligation storey, and the high-moderate presicion storey, and the low delegation storey, so here included that NPT is the international agreement which has the low level of legalization. Equally, NPT is an international institution which has the character of Soft Law, so that very easy for NPT to be politicized by various parties as according to their interests. This research will be conducted with technique of library research. or bibliography study including literature, journal, bulletin, magazine, newspaper, electronic information through internet, as well as data collecting of sources able to assist to develop and give aspiration for writer, either through datas which there are in institutes related to the research of writer as well as data concerning Track Record of NPT itself as an international institution, and Iran membership in NPT. The result of the research show that the failure and the uneffectivity of NPT in this Iran’s nuclear case, because of rules form and also punishment which established from NPT itself having the soft law character.
Kata Kunci : Hukum Internasional,Nuclear non Proliferation Treaty,Program Nuklir Iran, Effective, the right, Freedom, and Nuclear Energy