Analisa Discourse terhadap ide kewarganegaraan
WIDHIYOGA, Ganjar, Drs. Muhadi Sugiono, MA
2007 | Tesis | S2 Ilmu Politik (Hubungan Internasional)Konsep kewarganegaraan liberal adalah konsep yang penting dalam kehidupan politik masyarakat dunia saat ini. Konsep ini harus ada dan tidak dapat dipisahkan dari konsep pemerintahan negara-bangsa yang kita kenal. Namun, ternyata, konsep ini tidak muncul begitu saja dalam sejarah manusia. Konsep ini muncul dan berkembang dan menghadapi tantangan dari konsep-konsep lain yang sejenis sebelum akhirnya dapat menjadi sebuah konsep yang menghegemoni; diterima publik tanpa syarat. Jika dipahami dalam kerangka discourse, kewarganegaraan liberal adalah sebuah discourse yang lahir dari sebuah peradaban dan terus berkembang hingga berhasil menguasai dunia. Sebagaimana lazimnya sebuah discourse, konsep ini harus berhadapan dengan konsep-konsep kewarganegaraan lain dan bertarung melawannya. Bagaimana konsep ini berjuang mencapai hegemoni merupakan pertanyaan besar yang menarik untuk dicermati. Penelitian ini menunjukkan bahwa konsep kewarganegaraan liberal yang menjadi hegemon saat ini lahir di kota-kota Italia. Ciri khasnya adalah memberikan kebebasan pada warga dan memiliki titik tekan pada aktivitas ekonomi. Discourse ini kemudian menyebar ke Eropa Barat setelah Revolusi Perancis. Hegemoni mutlak discourse ini atas discourse-discourse kewarganegaraan lain terjadi setelah Perang Dunia II.
Liberal citizenship is a very fundamental concept in contemporer political world. Without liberal citizenship, there would be no nation-state and the world would be a very different civilization than we recognize today. But liberal citizenship is not a concept that should be taken for granted. Instead, we need to examine the growth of liberal citizenship and its impact in world order. Discourse analytic is one of the tools that could be used to examine the concept. As Klein aptly described, discourse is not a way of learning “about†something. It is a way of “producing†meaningful. Thus, it is suitable to use discourse analytic to examine the development of liberal citizenship and its contestation with other contending ideas. This research showed us that liberal citizenship’s play of practice was first surfaced in 9th Century Italy. Using the wealth of Italian city-states, the discourse gained its momentum and able to overthrow current hegemon discourse, Christian citizenship. Although Christianity was able to maintain symbolic presence in Western Europe, but liberal citizenship became the real ideology of Venetia and her sister-cities. The total dominion of liberal citizenship was achieved after the World War II by the triumph of liberal states, the Allies, and the spreading of liberal ideology all over the world.
Kata Kunci : Kewarganegaraan Liberal,Discourse,Sejarah Dunia, Discourse, Citizenship, World History,Political Ideas, Liberalisme