Early Buddhist Perspective on Relation between Humans and the Natural World; an Ecological Philosophy based on the Early Buddist Texts
WIDIYONO, Prof.Dr. Bernard Adeney-Risakotta
2007 | Tesis | S2 Ilmu Perbandingan AgamaTujuan dari studi ini adalah untuk menyelidiki ajaran agama Buddha awal yang berhubungan dengan masalah lingkungan hidup. Banyak sarjana meragukan tentang “kesiapan†agama Buddha awal dalam menjawab hal itu di jaman moderen ini. Makanya dalam tesis ini penulis ingin menunjukkan bahwa meskipun pada saat agama Buddha muncul di India saat itu belum ada masalah lingkungan hidup yang serius, kita dapat menemukan beberapa aspek ajaran Buddha yang bisa diterapkan untuk mengatasi masalah tersebut. Paling tidak, kita dapat melihat bahwa ada ajaran filosofis dan psikologis milik Buddha yang bisa ditafsirkan untuk mengatasi masalah lingkungan hidup. Dengan melakukan ini, kita akan memahami bahwa dalam kasus tertentu agama Buddha awal bisa diharapkan untuk memberi solusi pada masalah lingkungan hidup yang ada, yang kita hadapi di era moderen ini. Dalam studi ini, penulis menggunakan riset kepustakaan sebagai alat utama untuk mendapatkan data yang relevan agar bisa dianalisis secara kritis. Setelah mengumpulkan artikel, buku-buku dan sumber lainnya, penulis membuat deskripsi secasara analitis dan kritis tentang topik itu, agar mendapat kesimpulan seobyektif mungkin. Selanjutnya, penulis juga tidak meninggalkan pendekatan hermeneutik dan rekonstruktif untuk menyelesaikan tesis ini. Pendekatan hermeneutik digunakan di sini khususnya agar mendapat pemahaman yang jelas tentang unsur-unusur mitos, legenda dan juga menyepikan diri (solitude) yang ada dalam kitab agama Buddha. Pendekatan rekonstruktif digunakan di sini khususnya untuk membangun etika lingkungan menurut agama Buddha. Setelah menyelidiki secara seksama tentang ajaran agama Buddha awal, akhirnya penulis dapat melihat bahwa ada beberapa aspek ajaran Buddha yang bisa diterapkan untuk mengatasi masalah lingkungan. Penulis juga dapat mengatakan bahwa ajaran tentang pembebasan individu sebagaimana dijelaskan dalam kitab agama Buddha awal, pada kenyataannya, sangan relevan dengan spirit konservasi lingkungan hidup. Selain itu, unsur-unsur mitos, legenda dan konsep menyepikan diri yang ditemukan dalam kitab agama Buddha juga bisa direlevansikan untuk tujuan itu. Akhirnya kita juga dapat mengatakan bahwa ajaran Buddha tentang keserakahan, jalan tengah dan saling bergantungan dapat menjadi dasar untuk membangun etika lingkungan hidup sesuai dengan agama Buddha.
The purpose of this study is to investigate early Buddhist teaching in relevance with environmental issues. Many scholars question about the “readiness†of early Buddhism in answering such important issues in this modern era. However, in this thesis I want to show that in spite of the non existence of serious environmental problems during Buddhism emerged in India at the time, we can find some of the Buddha’s teaching which can be implemented to solve the problems. At least, we can see that there are philosophical as well as psychological teachings of the Buddha that can be interpreted to unravel modern environmental problems. By doing this, we will understand that in certain case early Buddhism can be expected to give solution to the existing environmental problems which we face in this modern era. In this study I use a library research for my main instrument to get a reliable data to be analyzed critically. After collecting some of the relevant articles, books and other sources, I made analytical and critical description about the topic in order to get an objective conclusion as much as possible. Moreover, I do not neglect hermeneutic and reconstructive approaches to complete this writing. The hermeneutic approach is especially used here in order to get clear understanding about the myths or legendary elements and the concept of solitude as found in the early Buddhist text. The reconstructive approach is used especially to establish a model Buddhist ecological ethic. After investigating carefully the early Buddhist teaching, finally I can see that there are some aspects of the Buddha’s teaching which can be implemented to solve environmental issues. We can also say that the teaching of individual liberation as described in the early Buddhist texts, in fact, is very relevant with the spirit of ecological conservation. Moreover, some of the mythological elements as well as the concept of solitude as found in the texts can also be made relevance for such a purpose. Last but not least, the teaching of the Buddha about greed, middle way and interdependent can really be the foundation of establishing Buddhist ecological ethic
Kata Kunci : Agama Budda awal,Lingkungan hidup,keserakahan, nibb1na, greed, interdependent, middle way, early Buddhism