Pemodelan dispersi polusi udara sebagai teknik prakiraan dan kajian dampak produksi gas alam lapangan Gundih oleh PT Pertamina EP-PPGJ terhadap lingkungan udara di Kabupaten Blora
LUSTIYATI, Elisabeth Deta, Dr. Eko Sugiharto, DEA
2007 | Tesis | S2 Ilmu KimiaTelah dilakukan penelitian tentang pemodelan dispersi udara sebagai teknik prakiraan dan kajian dampak produksi gas alam Lapangan Gundih oleh PT PERTAMINA EP-PPGJ terhadap lingkungan udara di Kabupaten Blora. Metode pemodelan dispersi udara diawali dengan prosedur pelingkupan (screening) untuk kajian tahap awal (Level I Assessment) menggunakan SCREEN3. Prakiraan daerah terkena dampak produksi gas alam dilakukan dengan pemetaan dispersi polutan hasil produksi gas alam yaitu CO, NOx, SOx, dan CO2. Pemetaan dilakukan dengan WRPLOT View dan Arc View GIS 3.3. Kajian dampak produksi gas alam terhadap lingkungan udara dilakukan dengan penilaian tentang pemenuhan konsentrasi maksimum hasil pemodelan dengan baku mutu udara ambien. Pemodelan dispersi udara SCREEN3 mampu digunakan sebagai kajian dampak produksi gas alam Lapangan Gundih terhadap lingkungan Kabupaten Blora. Konsentrasi total polutan hasil produksi gas alam Lapangan Gundih berada di bawah ambang batas baku mutu udara ambien, sehingga kualitas udara tidak termasuk kategori berbahaya.
A technique for predicting and impact assessment of natural gas production at Gundih Field by PT Pertamina EP-PPGJ on air environment of Blora Regency has been conducted with air pollution dispersion modeling. Air pollution dispersion modeling method is initiated with screening procedure for Level I Assessment by SCREEN3 model. Air pollution impact area is predicted by mapping analysis pollutant of CO, NOx, SOx, and CO2. It is done by WRPLOT View and Arc View GIS 3.3. The environment impact analysis of natural gas production is conducted by compliance the maximum concentration with air quality standard. Air dispersion modeling (SCREEN3) has a capability as a technique for Level I Assessment of natural gas production at Blora Regency. The maximum pollutant concentration at natural gas production is at allowable emission based on air quality standard and regulation.
Kata Kunci : Pemodelan Dispersi Udara,Gas Alam,Amdal,Air dispersion modeling, Environmental Impact Analysis (EIA), air dispersion modeling, natural gas production