Laporkan Masalah

Kepercayaan ibu bersalin miskin tentang pertolongan persalinan oleh dukun :: Studi kasus di wilayah Puskesmas Dompu Kota Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu Provinsi Nusa Tenggara Barat

KUSUMAWATI, Anike, dr. Kristiani, SU

2007 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (Perilaku dan Promosi

Latar Belakang.Kematian ibu dan anak merupakan masalah kesehatan utama di Indonesia, ditandai dengan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) yang masih tinggi yaitu sebesar 307/100.000 kelahiran hidup dan AKB sebesar 35/1000 kelahiran hidup. Angka tersebut merupakan angka tertinggi di negara ASEAN (SDKI 2002-2003). Di Nusa Tenggara Barat angka kemaatian ibu(AKI) sekitar 373/100.000 kelahiran hidup, dan angka kematian bayi(AKB) 57/1000 kelahiran hidup, AKI di Kabupten Dompu 228/100.000 kelahiran hidup, AKB 57/1000 kelahiran hidup (Dinkes Dompu, 2005).Untuk menurunkan Angka Kematian lbu diperlukan usaha keras dan komitmen yang tinggi dari berbagai pihak, yaitu tenaga kesehatan di setiap tingkatan (di desa, puskesmas dan rumah sakit), tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk barsama-sama meningkatkan kualitas pelayanan tanpa memandang tingkat sosio-ekonomi. Tujuan Penelitian.Untuk mengetahui alasan ibu bersalin menggunakan tenaga dukun dalam menolong persalinannya berserta faktor-faktor pendukungnya meskipun memiliki kartu miskin. Bahan dan Cara. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan rancangan studi kasus dan hasil penelitian disajikan secara deskriptif. Subjek penelitian adalah ibu bersalin, keluarga ibu bersalin, dukun, bidan dan tokoh masyarakat di Kelurahan Baii, kabupaten Dompu diambil dengan metode purposive sampling . Pengumppulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, diskusi kelompok terarah (DKT), dan observasi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif. Hasil. Kepercayaan ibu bersalin terhadap dukun sebagai penolong persalinan ditentukan oleh faktor budaya yang kuat dan diturunkan dari generasi ke generasi menyebabkan informan masih mempercayai hal-hal yang berbau ghaib.Bahwa kehamilan tidak luput <;jari gangguan makhluk halu$ oieh sebab itu dibutuhkan peran dukun untuk menghalaunya dan mengusir segal2 jenis yang berbau ghaib sementara hal itu tidak bisa dilakukan oleh bidan desa. Faktor lain adalah persal nan dianggap sesuatu yang alamiah dan mudah. Pengambilan keputusan dilakukan secara musyawarah dengan melibatkan suami, keluarga dan kerabat, disamping itu dukun sangat berperan didalam menentt1kan proses rujukan terhadap kegawatan persalinan. Kesimpulan. Kepercayaan ibu bersalin terhadap dukun sebc.gai penolong persalinan didukung beberapa faktor . Faktor-faktor tersebut adalah adany anggapan persalinan sesuatu yang alamiah dan mudah. faktor budaya, faktor dukun sebagai pengambil keputusan dalam menentukan -kondisi persalinan ibu, serta kurangnya sosialisasi kartu miskin di kalangan masyarakat Dompu khususnya di Kelurahan Bali. Masyarakat Dompu juga masih mempercayai upacara adat nujubulanan, dimana dukun -berperan dalam memimpin upacara adat yang sementara halini belum biasa dilakukan oleh bidan.

Kata Kunci : Persalinan,Dukun,Ibu Miskis


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.