Hubungan karakteristik sosial orang tua dengan kekerasan pada anak dalam keluarga dan prestasi belajar di Kota Medan
SARAGIH, Srimis Leni, Prof.dr. M. Hakimi, SpOG(K).,PhD
2007 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (Kes. Ibu dan Anak-KeLatar Belakang: Kekerasan pada anak adalah tindakan penganiayaan atau perlakuan salah dalam bentuk menyakiti fisik, emosional, seksual, melalaikan pengasuhan dan eksploitasi yang dapat membahayakan kesehatan, kelangsungan hidup, atau perkembanganya dari orang yang bertanggung jawab dalam perlindungan anak tersebut. Dampak kekerasan pada anak salah satu adalah kesulitan belajar yang dapat mempengaruhi prestasi belajar di sekolah. Prestasi belajar yang dicapai siswa pada hakikatnya merupakan hasil interaksi antara faktor internal dan eksternal. Sampai saat ini belum ada identifikasi khusus tentang peranan kekerasan pada anak dalam keluarga terhadap prestasi belajar siswa Kota Medan. Metode: Penelitian ini penelitian observasional dengan rancangan matched pairs case control study. Sampel adalah siswa Sekolah Dasar (SD) kelas 3 dan 4 pada 3 SD Negeri di Kota Medan, yang dipilih dengan metode purposive sampling yang mempunyai prestasi belajar dibawah rata-rata kelas sebagai kasus dan siswa dengan prestasi belajar diatas rata-rata kelas sebagai control. Pengambilan data dengan wawancara tertutup dan terstruktur serta observasi kepada subjek dengan menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Pengujian hipotesis dengan uji statistik Chi Square. Analisia Multivariat dengan analisis Conditional Logistic Regresi. Hasil: ada hubungan yang bermakna antara usia, pendidikan orang tua, jumlah anggota keluarga dengan kekerasan pada anak dan prestasi belajar dengan (p<0,05). Siswa yang mengalami kekerasan tinggi berisiko 9,83 kali lebih besar memperoleh prestasi belajar rendah dibanding siswa yang mengalami kekerasan rendah (95%CI=3,69-26,16). Kesimpulan: Anak yang mempunyai orang tua dengan usia ≤ 35 tahun, berpendidikan rendah dan tinggal bersama anggota keluarga yang banyak, berisiko mendapat kekerasan dan mengalami penurunan prestasi belajar.
Background: Children violence in forms of biting physically, emotionally, and sexually as well as exploiting and abandoning care is one of abuses leading to a condition that endangers children's health, survival, and development. Study disorder resulted in bad achievements in school remains the impact of children violence. In fact, children's study achievement is a result of an interaction between internal and external factors. Until recently, there is no particular identification about the role of children violence in family toward children's study achievement in Medan. Objective: To know the relationship between social characteristics of parents and family and children violence toward children's study achievement in Medan. Method: This was an observational study with matched pairs case control study design. Samples were the third and fourth grade students of three public elementary schools in Medan, selected by purposive sampling method divided into two groups namely case group comprising students with achievement under the average and control group comprising students with achievement above the average. Data was gathered by closed and structured interview and through observation to the subjects by questionnaire and observation forms. Chi square statistical test was used as hypothesis test and multivariate analysis with conditional logistic regression was used. Result: There was a significant association between children violence related to parents' age, parents' education and number of family member and children's study achievement (p<0.05). Children suffering from high violence had risk of 9.83 times greater in achieving low study achievement than those suffering from low violence (95% CI = 3.69-26.16). Conclusion: Children with parents with age < 35 years old, low education, and bigger number of family member have risk of receiving violence and suffering from declining of study achievement.
Kata Kunci : Prestasi Belajar,Kekerasan Pada Anak,parents' social characteristics, children violence, study achievement