Laporkan Masalah

Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien terhadap penyediaan makanan di ruang rawat inap kelas III Rumah Sakit Persahabatan

UJI, Endang Taat, dr. Tjahjono Kuntjoro, MPH.,DrPh

2007 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (Manaj. Rumah Sakit)-

Latar Belakang: Salah satu citra yang menggambarkan mutu pelayanan rumah sakit adalah penilaian masyarakat terhadap mutu makanan yang disajikan. Upaya untuk meningkatkan mutu makanan di rumah sakit telah banyak dilakukan, namun sampai saat ini masih banyak dijumpai adanya keluhan-keluhan tentang ketidak puasan pasien terhadap makanan yang disajikan. Hasil survey kepuasan pasien di Rumah sakit Persahabatan Jakarta tahun 2003 menunjukkan bahwa rata-rata pasien yang menyatakan tidak puas terhadap makanan yang disajikan sebesar 51,9 %, dan survey tahun 2004 sebanyak 46,62% menyatakan tidak puas. Pada kegiatan pencatatan sisa makanan diketahui bahwa dari 100 orang pasien yang dirawat tidak menghabiskan makanannya sebanyak 35% dengan rata-rata sisa makanan sebesar 30%. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan terhadap penyediaan makanan, menghitung banyaknya makanan yang dikonsumsi dan sisa makanan, menghitung kemaknaan hubungan antara variabel-variabel karakteristik pasien, penampilan makanan, rasa makanan dan pelayanan petugas, mengidentifikasi variabel determinant kepuasan pasien terhadap penyediaan makanan di ruang rawat inap. Metode: Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien terhadap penyediaan makanan di Ruang Rawat Inap Kelas III Rumah Sakit Persahabatan Jakarta dengan jumlah sampel 92 orang. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Chi- Square dan Regresi Logistik Ganda. Hasil: Ada hubungan bermakna nafsu makan dengan kepuasan penyediaan makanan pagi, siang, sore dan total. Terdapat hubungan bermakna antara porsi dengan kepuasan penyediaan makanan pagi dan total. Ada hubungan bermakna antara suhu dengan kepuasan penyediaan makanan pagi, siang, sore dan total. Terdapat hubungan bermakna antara sikap dengan kepuasan makanan siang, sore dan total. Suhu merupakan faktor determinan terhadap kepuasan pasien baik pada penyediaan makanan pagi, siang, sore maupun makanan total. Kepuasan pasien terhadap penyediaan makanan pagi adalah 69,6%, pada makan siang 66,3%, pada makan sore 57,6% dan pada makan total 67,4%. Kesimpulan: Untuk dapat lebih meningkatkan kepuasan pasien terhadap penyediaan makanan perlu dilakukan perbaikan terhadap suhu, porsi dan sikap petugas.

Background: One of images representing service quality of a hospital is public opinion in quality of foodservices. Many efforts were practiced to improve the food quality in a hospital, but nowadays there are still many complaints found in relating with patient dissatisfaction towards food services. The patient satisfaction survey at Persahabatan Hospital Jakarta in 2003 suggests that the patients relatively showed their dissatisfaction towards foodservices in average of 51,91% and the survey in 2004 showed that 46,62% patients were not satisfied . In the recording session on food remnants, it suggested that from 100 patients nursed in the hospital, 35% of those didn’t finish the foods taken with average of food remnants for about 30%. Objective: This study aimed to identify factors related to patients satisfaction on foodservices in the nursing care room; to count the foods that were consumed by patents and remnant food; to count the significant correlation between characteristic of patient, food appearance, taste and staff services variabel and to identify the determinant variabel towards patients satisfaction on foodservices. Method: This study is an analytical research with cross sectional pattern in order to identify factors related to patient satisfaction towards foodservices in the Nursing Care Room Class III of Persahabatan Hospita Jakartal with samples of 92 people. The data analysis practiced using Chi-Square test and Multiple Logistic Regressions. Result: There was significant correlation between appetite to eat and satisfaction on foodservice in the morning, midday, afternoon, and total. There was significant correlation between portion and satisfaction on food service in the morning and total. There was significant correlation between temperature and satisfaction on foodservice in the morning, midday, afternoon, and total. Besides that, there is also significant correlatian between attitude and satisfaction on food service in the morning, midday, afternoon,and total. Temperature is a determinant factor towards patient satisfaction on foodservice in the morning, midday, afternoon, and total. Patient satisfaction towards foodservice in the morning is 69,6%, in midday is 66,3%, in the afternoon is 57,6%, and total is 67,4%. Conclusion: In order to gain more patient satisfaction towards food service, there are many improvements needed on food temperature, portion, and attitude of staff.

Kata Kunci : Mutu Layanan Kesehatan,Gizi Rumah Sakit,Kepuasan Pasien,Foodservices, patients satisfaction


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.