Perubahan sistem manajemen sumber daya manusia pada era desentralisasi di RSUD Solok Propinsi Sumatera Barat
MUCHSIS, Indra, Prof.dr. Laksono Trisnantoro, M.Sc.,Ph.D
2007 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (Manaj. Rumah Sakit)-Latar Belakang. Undang-undang nomor 22 tahun 1999 tentang pemerintahan daerah dan undang-undang nomor 25 tahun 1999 tentang pelimpahan wewenang pemerintahan dari pemerintahan pusat kepada pemerintahan daerah dan tentang perimbangan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah. Implementasi undang-undang tersebut akan membawa implikasi luas terhadap manajemen rumah sakit diantaranya sumber daya manusia. Dalam mencapai tujuan guna meningkatkan kualitas pelayanan di rumah sakit ini berbagai usaha telah dilakukan antara lain memperbaiki sarana dan prasarana baik fisik maupun non fisik. Salah satu usaha dalam pembangunan dibidang non fisik yang dilakukan adalah dalam meningkatkan kualitas manajemen sumber daya manusia guna mencapai tujuan organisasi, karena sumber daya manusia yang berkualitas sangat menentukan dalam membawa arah atau tujuan rumah sakit. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan yang terjadi pada pengadaan, pengembangan, pemberian kompensasi dan pemberhentian pegawai . Metode Peneitian. Jenis penelitan ini merupakan deskriptif-kualitatif untuk melihat perubahan sistem manajemen sumber daya manusia meliputi pengadaan, pengembangan, pemberian kompensasi, dan pemberhentian pegawai rumah sakit. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam (indepth interview), sedangkan data sekunder diperoleh melalui penelusuran dokumen pegawai. Hasil. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam manajemen sumber daya manusia, rumah sakit telah merencanakan kebutuhan pegawai akan tetapi tidak melakukan seleksi penerimaan pegawai dan dalam pengembangan sumber daya manusia telah mengkaji kebutuhan pendidikan, pelatihan dan magang. Untuk kompensasi rumah sakit telah memberikan berupa jasa pelayanan, tunjangan daerah dan insentif sedangkan pegawai teladan diberi penghargaan naik haji. Bagi pegawai yang bermasalah akan disidangkan oleh majelis pertimbangan pegawai berdasarkan aturan yang ada. Kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat dikatakan bahwa desentralisasi telah membawa perubahan kearah yang lebih baik terhadap manajemen sumber daya manusia di rumah sakit umum Solok.
Background: The implementation of Act No. 22, 1999 about local government and Act No. 25, 1999 about the delegation of authority from the central to local government and about financial balancing, between the central and local government have brought wide implication to hospital management especially in human resources aspect. To achieve goals in improving quality of hospital service, some efforts have been made such as improving both physical and non physical facilities. An effort in the development of non physical aspect is improving quality of human resources management in order to achieve hospital goals because qualified human resources have an important role in the achievement of hospital goals. Objective: The study was meant to identify changes in recruitment, development, provision of compensation and dismissal of staff. Method: This was a descriptive qualitative study which observed changes in human resources management system including recruitment, development, provision of compensation and dismissal of hospital staff. Primary data were obtained from indepth interview whereas secondary data were obtained from observation of documents on staff. Result: In the management of human resources the hospital had planned needs for staff, however there was no selection in the recruitment of staff. In the development of human resources the hospital had studied needs for education, training and internship. In the provision of compensation the hospital had given fee for services, local allowance and incentives. Exemplary staff were given the honor of going for pilgrim age. Troubled staff were convened by staff judgement council based on specified regulation. Conclusion: Decentralization had brought about better changes in the management of human resources at Solok Hospital.
Kata Kunci : Manajemen Rumah Sakit,Desentralisasi Sumberdaya Manusia, decentralization, human resources