Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pelayanan perawat UGD di RSUD Dr. TC Hillers Maumere
TOKI, Benediktus, Drs. Sito Meiyanto, Ph.D
2007 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (Manaj. Rumah Sakit)-Latarbelakang:Tuntutan akan pelayanan secara profesional yang sudah menjadi kebutuhan masyarakat kebupaten Sikka, NusaTenggara Timur. Keluhan pelayanan perawat yang tidak memberikan sentuhan kemanusiaan, terus diteriakan melalui lembaga legislatif dan yang paling nyata diketahui publik adalah termuat dalam koran, tanggal, 22 Pebruari 2007. tentang tindakan perawat yang tidak profesional yang melakukan tindakan diluar kewenangan yaitu pasien dioperasi oleh perawat. Tujuan :mengetahui perilaku caring perawat sebagai perilaku profesional perawat dan apakah terkait dengan tingkat pendidikan, kejenuhan akibat terlalu lama bekerja, atau kepribadian perawat dan masih banyak lagi untuk diketahui. Metode:deskriptif kualitatif yang digunakan dan ekploratif untuk menggali faktor yang terkait melalui obeservasi, wawancara mendalam dan grup diskusi terfokus. Analisis life historis dengan pendekatan tematis. Hasil :beberapa topik yang ditemukan perilaku perawat tidak sepenuhnya/kurang caring dalam memberikan pelayanan dan yang paling dominan faktor penyebab adalah manajemen, yang tidak menyatukan pola pikir dan motivasi dari masing-masing individu perawat sehingga bertindak sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya, tidak ada dukungan dari pengambil kebijakan dengan tidak menyiapkan keputusan peningkatan mutu. Kesimpulan:pelayanan keperawatan oleh perawat unit gawat darurat tidak sepenuhnya/kurang caring kepada klien atau bertindak kurang profesional dalam memberikan pelayanan pada klien. Rekomindasi:menyiapkan alat pengendali atau pemersatu cara pandang dan perilaku perawat oleh manajemen dan dilakukan evaluasi secara rutin. Prinsip reward or panisment perlu diterapkan
Background: Demand for professional service has become needs of the public of Sikka District, Nusa Tenggara Timur. Complaints about nurse service which does not give human touch are increasingly being delivered through the local parliament and the most abvious is one which was reported in a newspaper dated February 22, 2007 about non professional action of nurse who did a medical treatment by operating a patient. Objective: To identify caring behavior of nurses as professional behavior of nurses and find out factors which affected the behavior such as level of education, sickness because of working too long, or nurse personality and some other factors. Method: This was a descriptive qualitative study which used explorative approach to dig out related factors through observation, indepth interview and focus group discussion. Data analysis used life history with thematic approach. Result: The result of the study showed that nurses were less caring in giving service and the most dominant factors of this was management which did not integrate way of thinking and motivation of each individual nurse so that nurses took an action according to their own ability without support from the decision makers who did not make decisions on quality assurance. Conclusion: Nursing service of emergency unit nurses was less caring to patients or they behaved non professionally in giving service to patients. Recommendation: The management should provide monitoring or integrating tools for way of thinking and professional behavior which were evaluated periodically. Reward or punishment principles should be imposed.
Kata Kunci : Manajemen Rumah Sakit,Kinerja Layanan Perawat,UGD, caring, professional behavior, professional service, traditional management