Hubungan antara kepemimpinan dan kompensasi terhadap kerja karyawan di BP RSUD Kolonodale
HALID, Fatmawati A, Drs. Sito Meiyanto, Ph.D
2007 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (Manaj. Rumah Sakit)-Latar Belakang : BP-RSUD Kolonodale adalah Rumah Sakit milik Pememerintah Daerah. Merupakan RS kelas D dengan kapasitas 63 TT. Didirikan pada tanggal 1 Januari 1930 dan sebagai pusat rujukan satusatunya di Kabupaten Morowali. Kenyataan yang dihadapi, masih adanya keluhan dari pasien mengenai pelayanan yang kurang simpatik dari petugas, respon time yang masih tinggi, antara 15 menit - 1 jam, komitmen karyawan yang masih rendah dan masih adanya karyawan yang sering datang terlambat tanpa alasan yang jelas, serta adanya kesenjangan penghasilan berdasarkan jenis ketenagaan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor-faktor yang berhubungan dengan kepemimpinan dan kompensasi dengan kepuasan kerja karyawan di BP-RSUD Kolonodale. Tinjauan Pustaka : Menurut beberapa penelitian yang telah dilakukan sebelumnya dan teori-teori mengenai kepemimpinan, kompensasi, dan motivasi, mengemukakan bahwa : Semakin tinggi kepercayaan pada pimpinan melalui penerapan kepemimpinan yang sesuai dan semakin baiknya kompensasi yang diberikan kepada karyawan, maka akan semakin tinggi pula kepuasan kerja karyawan. Metode : Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan rancangan cross sectional survey dengan alat ukur penelitian menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada 115 responden. Subjek penelitian adalah karyawan BP-RSUD Kolonodale dengan teknik pengambilan data berdasarkan total populasi. Hasil dan Pembahasan : Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kepemimpinan dan kompensasi secara bersama-sama terhadap kepuasan kerja karyawan di BP-RSUD Kolonodale. Hubungan ini akan lebih kuat dibandingkan jika hanya salah satu faktor saja yang berperan. Hubungan yang positif bermakna atau signifikan terdapat juga pada variabel kepemimpinan terhadap kepuasan kerja, walaupun hubungan ini bersifat sedang. Sedangkan hubungan yang positif dan signifikan dengan kategori kuat terdapat pada variabel kompensasi terhadap kepuasan kerja. Kepuasan kerja tertinggi didapatkan pada tenaga struktural dan kepuasan kerja yang rendah terdapat pada tenaga medis. Kesimpulan dan saran : Kepemimpinan dan kompensasi secara bersama-sama dapat meningkatkan kepuasan kerja karyawan BP-RSUD Kolonodale. Jika kepuasan kerja akan ditingkatkan lagi, maka kebijaka
Background: Kolonodale Hospital is owned by local government of Morowali. It is a type D hospital with 66 beds, established in 1st January 1930 and the only referral hospital at District of Morowali. The management of the hospital is carried out according to the operating procedure. It also provides compensation to increase motivation which will lead to job satisfaction and quality of service. However, still there are complaints about unsympathetic service, low response rate (about 15 minutes – 1 hour) and commitment of staff, there are some staff who often come late for no particular reason, and there is a gap in income based on types of staffing. Objective: The study aimed to examine factors related to leadership and compensation and job satisfaction of staff of Kolonodale Hospital. Method: The study was quantitative with cross sectional survey design. Research instruments used were questionnaires distributed to as many as 115 respondents. Subject of the study were staff of Kolonodale Hospital and sampling technique was based on total population. Result: There was a positive and significant relationship between both leadership and compensation and job satisfaction of staff of Kolonodale Hospital. The relationship was even stronger than if there was only one factor (leadership or compensation). There was a positive and significant relationship between leadership and job satisfaction, however the relationship belonged to medium category. Meanwhile, there was positive and significant relationship between compensation and job satisfaction; and the relationship belonged to strong category. Highest job satisfaction happened among structural staff and the lowest happened among medical staff. Conclusion and suggestion: Leadership and compensation could simultaneously increase job satisfaction of staff of Kolonodale Hospital. Therefore the management of Kolonodale Hospital should consider both leadership and compensation to increase job satisfaction of staff.
Kata Kunci : Manajemen Rumah Sakit,Kepemimpinan,Kepuasan Kerja