Laporkan Masalah

Model implementasi strategi DOTS di RSUD R. Syamsudin SH Kota SUkabumi

TAUFIK, R. Ervi Achmad, dr. Adi Utarini, M.Sc.,MPH.,Ph.D

2007 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (Manaj. Rumah Sakit)-

Latar Belakang: Sejak tahun 1995, WHO merekomendasikan program Pemberantasan TBC dengan menggunakan strategi DOTS (Directly Observed Treatment Shortcourse Chemotherapy). Strategi DOTS ini dapat memberikan angka kesembuhan yang tinggi, sehingga Bank Dunia menyatakan bahwa strategi DOTS merupakan strategi kesehatan yang paling cost-effective. Kinerja program P2TB di Kota Sukabumi dalam 3 tahun terakhir, khususnya CDR selalu diatas target. Pencapaian tersebut belum termasuk penemuan kasus dari rumah sakit, padahal rumah sakit sangat potensial dalam penemuan kasus, karena masih ada sekitar 40 % penderita yang memilih rumah sakit pada kunjungan pertamanya. Sampai pertengahan tahun 2006, rumah sakit R.Syamsudin belum melaksanakan strategi DOTS dalam penatalaksanaan kasus TBC yang ditemukannya. Tujuan: Mendeskripsikan bentuk implementasi strategi DOTS yang akan dijalankan di RSUD.R.Syamsudin Kota Sukabumi. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian action research karena pada penelitian ini ada intervensi dan adanya partisipasi responden. Populasi penelitian adalah RSUD. R. Syamsudin, SH. Kota Sukabumi, sedang subjek penelitian adalah para stakeholder internal rumah sakit. Metode analisis yang digunakan adalah dengan analisis deskriptif. Hasil dan Pembahasan: Dari aspek model penerapan strategi DOTS yang akan diterapkan, terdapat beberapa karakteristik: 1). Model yang akan diterapkan tidak bersifat kaku, artinya semua proses akan di evaluasi oleh tim DOTS rumah sakit dan penyempurnaan / perbaikan akan terus dilakukan; 2). Poli DOTS hanya buka 2 kali tiap minggunya, yaitu pada setiap hari Senin dan Rabu; 3). Poli DOTS untuk sementara berada di salah satu ruangan di Poli Paru, namun telah disiapkan ruangan baru yang permanen; 4). Sampai akhir tahun 2007, di Poli DOTS secara bergantian akan diperbantukan tenaga pengelola program TBC dari Puskesmas, yang akan membantu Poli DOTS dalam segi administasi program. Kesimpulan dan Saran: Model implementasi strategi DOTS yang akan diterapkan di RSUD.R.Syamsudin, secara umum tidak jauh berbeda dengan model penerapan strategi DOTS yang telah dibuat dan dikembangkan oleh Komite DOTS Propinsi DIY dan tidak menyimpang dari buku Pedoman Penerapan DOTS di Rumah Sakit yang diterbitkan Depkes R.I. Diperlukan tim DOTS rumah sakit yang kuat agar jejaring bisa berjalan efektif.

Backgraund: Since 1995, WHO had stood Against the TBC Programme with using DOTS (Directly Observed Treatment Shortcourse Chemotherapy), this DOTS strategy could give a high better level, thus Worldly Bank expressed that DOTS strategy had been called as the cost effective. Health, P2TB job programme at Sukabumi town on the last three years, specially CDR always gets over target. Well, Duch achievement hasn`t been included the case discovery from Hospitals on paying a visit at first. Until in the middle of years 2006, R.Syamsudin,SH hospital hasn`t been executing DOTS strategy yet in the TBC case esecution to be discovered. The Aim: To descripcipate the implementation DOTS strategy which will be executed at RSUD.R.Syamsudin,SH of Sukabumi town. Method: This research had called as the research typical action because of on research has been getting the intervention and it has been having the participation of respondent population research that is R.Syamsudin,SH Hospital of Sukabumi town, it`s getting the research subject namely the internal hospital stakeholders as. The análisis method which had been used that is with descriptive análisis. Result and discussion: From model DOTS strategy instruction which will be instructed to get several characters: 1). Model which will be instructed to get un nervous that`s meant all of processes will be as improvement will be on done; 2). Poli DOTS only open twice every week that is, every Monday and Wednesday; 3). Poli DOTS as for a while has been being exist on either rooms at Poli Paru, through it had been prepared the New Room as permanent; 4). Until the last year 2007 at Poli DOTS by changing will be helped the process power TBC programme from Public hospital which will help Poli DOTS in segi administration programme. Conclusion and Sugesstion: Implementation DOTS strategy which be instructed at RSUD.R.Syamsudin,SH in public is not far different with instruction model of DOTS strategy which had been made and branched up by DOTS Commettee DIY and not to step out from the holding book of DOTS at hospital which had been established Depkes R.I to be needed DOTS team of hospital which is strong so that to get the effective one.

Kata Kunci : Strategi Kesehatan,DOTS,Implementasi Strategi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.