Laporkan Masalah

Strategi pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan Badan Rumah Sakit Umum Unit Swadana Daerah Kabupaten Subang dalam upaya peningkatan kelas Rumah Sakit dari kelas C ke kelas B non pendidikan

SUPARMAN, Maman, Dr.dr. Sutoto, M.Kes

2007 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (Manaj. Rumah Sakit)-

Latar Belakang : Badan Rumah Sakit Umum Unit Swadana Daerah Kabupaten Subang, perlu meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang bersifat menyeluruh, terpadu, merata, dapat diterima dengan mutu yang baik dan biaya yang terjangkau. Badan Rumah Sakit Umum Unit Swadana Daerah Kabupaten Subang merupakan Rumah Sakit pemerintah Kelas C berdasarkan dengan Keputusan Menteri Kesehatan RI No.303/MenKes/SK/IV/1987 tanggal 30 April 1987 tentang penetapan peningkatan kelas beberapa RS Pemerintah kelas D menjadi Rumah Sakit Umum Pemerintah kelas C. Peningkatan kelas RS tersebut dalam rangka pengembangan dan peningkatan kemampuan pelayanan RS Umum Pemerintah, dengan trend 5 tahun terakhir baik itu kunjungan dan pendapatan serta kelengkapan pelayanan, dengan tuntutan kebutuhan masyarakat akan pelayanan spesialistik dan sub spesialistik maka Badan RSU Unit Swadana Daerah Kabupaten Subang perlu meningkatkan status kelas RS dari kelas C ke Kelas B non Pendidikan. Tujuan Penelitian adalah menyusun strategi Badan Rumah Sakit Umum Unit Swadana Daerah Kabupaten Subang dalam upaya peningkatan kelas C ke kelas B Non Pendidikan khususnya dalam pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan dan Identifikasi dukungan Pemerintah Daerah (Pemda) dan DPRD Kabupaten Subang dalam upaya peningkatan kelas RS B Non Pendidikan khususnya untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan. Metode : Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatip dilakukan di Badan Rumah Sakit Umum Unit Swadana Daerah Kabupaten Subang Propinsi Jawa Barat dengan subyek penelitian adalah Manajemen Badan Rumah Sakit Umum Unit Swadana Daerah Kabupaten Subang antara lain : Direktur serta Stakeholder : Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Subang, Cara pengumpulan data primer wawancara mendalam (In depth interview) dengan manajemen Rumah Sakit, perangkat terkait Pemda, DPRD Kabupaten Subang, data sekunder diperoleh dari dokumen kepegawaian RS. Analisa data : menggunakan analisa dengan open coding dengan menginventarisasi langkah-langkah dan strategi untuk pemenuhan tenaga kesehatan di Badan RSU Unit Swadana Daerah Kabupaten Subang serta identifikasi dukungan Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Subang dalam upaya peningkatan kelas RS B Non Pendidikan khususnya untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan. Hasil Penelitian : Dukungan peningkatan kelas RS B Non Pendidikan dari Stakeholder sangat besar sekali akan tetapi Badan RSU Unit Swadana Daerah Kabupaten Subang menghadapi kesulitan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan dalam rangka peningkatan kelas RS itu karena adanya regulasi pemerintah berupa PP 48 Tahun 2005 dan Edaran Bupati Kabupaten Subang Tahun 2004 tentang melarang mengadakan penambahan tenaga, walaupun demikian dari hasil penelitian ini adanya dasar hukum atau alasan-alasan untuk menambah tenaga kesehatan bagi Badan RSU Unit Swadana Daerah Kabupaten Subang dalam rangka peningkatan kelas. Kesimpulan : Adanya regulasi pemerintah tentang larangan penerimaan tenaga (PP 48 dan Edaran Bupati) akan tetapi disisi lain adanya dukungan Stakeholder, kebijakan internal Pemda, dasar hukum dan koordinasi serta komitmen untuk melakukan penambahan tenaga kesehatan dalam rangka peningkatan kelas RS.

Backgrounds: Subang district hospital in huge concern to increase comprehensive & integrated health service toward society with in good quality & efficient framework. Based on the decision of health ministry of Indonesian Republic No. 303/MenKes/SK/IV/1987, dated on April 30, 1987 regarding the development of D type to be C type. The development is aimed to increase service capability of goverment hospital based on last 5 years trend, regarding visit him income, and comprehensiveness of services. Objectives: The study aimed to create a strategy of regarding and to identify district government and district assembly support the development of hospital, from C type to B non teaching class hospital, especially in terms of human resource manajement. Methods: This was a qualitative study. Subject of the study was managers of Subang district hospital, i.e. directors and stakeholders of hospital (district government and assembly of Subang district). Primary data were collected using in depth interview with district government and assembly of Subang district, while secondary data were collected from hospital’s documents. Data were analyzed using open coding by inventoried steps. identified government and assembly supports of Subang district in order to increase hospital. Results: The support of stakeholder was significant to increase Subang district hospital to be B type non teaching hospital but the hospital faced difficulties in fulfilling health human resource since the goverment regulation did not support recruit human resource however the result of the study showed there were huge demand to recruit in order to support the development of hospital. Conclusions: The result of the study showed the difficulties of hospital to recruit health human resource in order to increase class of hospital but on the other hand, support of stakeholder, internal policy of district government, basic law, coordination, and commitment allow hospital to recruit more health human resource

Kata Kunci : Manajemen Rumah Sakit,Peningkatan Kelas Rumah Sakit,Strategi Pemenuhan Kebutuhan Tenaga Kesehatan, Recruit more health human resource, district hospital to be B type


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.