Laporkan Masalah

Perbandingan efektivitas krim Nadifloksasin 1 persen dengan krim Eritromisin 2 persen terhadap Akne Vulgaris derajat sedang

SILITONGA, Jasmen, dr. Sunardi Radiono, Sp.KK(K)

2007 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran Klinik (Ilmu Kesehatan Kulit Kelamin)

Tujuan penelitian ini adalah membandingkan efektivitas krim nadifloksasin 1% dengan krim eritromisin 2% terhadap akne vulgaris derajat sedang. Metode penelitian ini adalah double blind randomized comparison clinical trial. Subyek penelitian adalah penderita akne vulgaris derajat sedang yang datang berobat ke poli kosmetik Rumah Sakit Dr. Sardjito yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dari bulan September sampai November 2007. Kemudian dilakukan pemilihan subjek secara randomisasi menjadi dua kelompok yaitu kelompok nadifloksasin dan kelompok eritromisin serta setiap kelompok sebanyak 47 penderita. Kelompok I adalah penderita akne derajat sedang yang diolesi krim nadifloksasin1% dan kelompok II adalah penderita akne derajat sedang yang diolesi krim eritromisin 2%. Masing-masing obat tersebut dioleskan pada lesi akne dua kali sehari yaitu pagi dan malam selama 12 minggu. Hasil penelitian yaitu penilaian efektivitas dengan mengukur persentase penurunan jumlah lesi akne pada masing-masing kelompok. Data akan dianalisa dengan menggunakan repeat measurement ANOVA dan independent t test

Aim of this study is to compare effectiveness of nadifloxacin cream 1% with erythromycin cream 2% in the treatment moderate acne vulgaris. Design of this study is double blind randomized comparison clinical trial. Subject are patients with moderate acne vulgaris attending cosmetic Clinic Department of Dermatology Dr. Sardjito Hospital from September to November 2007 eligible to inclusion and exclusion criteria will be recruited for this study. They are randomized allocated into two groups ie nadifloxacin and erythromycin group, which each group are 47 patients. Group 1 are moderate acne vulgaris patients with nadifloxacin cream 1% and group 2 are moderate acne vulgaris patients with erythromycin cream 2%. Topical antibiotic applied acne lesion for 12 weeks twice daily in the morning and evening. The result evaluated with count decrement persentage of acne lesion at each group and data will be analyzed statistically by repeat measurement ANOVA and independent t test.

Kata Kunci : Akne Vulgaris Sedang,Krim Eritromisin dan Nadifloksasin, nadifloxacin, erythromycin, moderate acne vulgaris


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.