Laporkan Masalah

Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) sebagai uji diagnostik influenza pada anak di Yogyakarta

MUSDALIFAH, Eva, dr. Mohammad Juffrie, Ph.D.,Sp.A(K)

2007 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran Klinik (Ilmu Kesehatan Anak)

Virus influenza A subtipe H5N1 atau avian influenza merupakan virus patogen yang menyebabkan kejadian endemik di dunia dengan kejadian kematian yang tinggi. Infeksi terbanyak terjadi pada anak-anak usia pra sekolah dan sekolah. Diagnosis baku emas influenza adalah kultur virus yang memerlukan waktu lama yaitu 2 sampai 10 hari. Alat diagnostik yang cepat dan akurat sangat diperlukan karena terapi hanya bermanfaat bila diberikan pada awal perjalan penyakit dan untuk mencegah penularan lanjut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai sensitivitas dan spesifisitas pemeriksaan RT-PCR sebagai alat diagnosis influenza pada anak di Yogyakarta Dengan kultur virus sebagai baku emas maka disusun rancang bangun uji diagnostik, observasional potong lintang. Sampel penelitian diambil dari spesimen apusan hidung dan tenggorok anak-anak umur 0 sampai 14 tahun tahun dengan keluhan infeksi saluran napas akut yang berobat di bagian anak RS Dr. Sardjito, puskesmas Jetis I dan puskesmas Godean I dan II Yogyakarta yang memenuhi kriteria inklusi dan eklusi mulai 1 Januari 2005 sampai 30 Mei 2007. Pengambilan spesimen dilakukan secara steril oleh tenaga kesehatan yang terlatih selanjutnya ditempatkan didalam tabung khusus dan dikirim ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan RT-PCR dan kultur virus.

Influenza A virus, especially H5N1 subtype or avian influenza, is a highly pathogenic agent that causes epidemic in the world with high mortality. Most cases are found in preschool and school children. Anti viral drug is more effective and should be given at early phase. The gold standard diagnosis of influenza is viral culture, which takes 2 to 10 days. A rapid and accurate diagnostic test is needed to control further viral infection. The Objective of this study is to determine the accuracy of RT-PCR as a diagnostic test for chilhood influenza compared with those of viral culture. With viral culture as a gold standard, this study developed diagnostic test using cross-sectional design. The study was done in primary health care of Jetis I, Godean I, II and Dr Sardjito general hospital Yogyakarta from January 2005 to Mei 2007. The specimen was taken from both anterior nares and throat of children 0-14 years old who had met the inclusion and exclusion criteria, by the trained health personnels and the speciment was stored in a frozen extraction tube and was sent to Jakarta for RT-PCR and viral culture as the gold standard.

Kata Kunci : Influenza Anak,Diagnosa,RT PCR


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.