Pelaksanaan lelang melalui internet ditinjau dari peraturan lelang di Indonesia
PURNAMAWATI, Lita, Dwi Haryati, SH.,MH
2007 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Kenotariatan)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pelaksanaan Lelang Melalui Internet Ditinjau Dari Peraturan Lelang Di Indonesia. Penelitian ini adalah penelitian yuridis empiris yang dilengkapi dengan penelitian kepustakaan. Data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder diperoleh dengan cara penelusuran bahan-bahan hukum yang bersifat primer, sekunder dan tersier. Keseluruhan data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan lelang melalui internet belum sepenuhnya memenuhi asas-asas, unsur-unsur serta persyaratan lelang yang berlaku di Indonesia. Kegiatan lelang melalui internet tersebut dapat dikatakan tidak sah jika ditinjau dari segi prosedural ketentuan lelang yang berlaku. Dengan tidak seluruhnya dipenuhi ketentuan-ketentuan lelang tersebut, maka kegiatan lelang melalui internet tidak dapat dikatakan sebagai suatu lelang, karena mereka hanya merupakan penyedia program atau jasa saja. Pihak pengelola situs hanya menggunakan istilah dan cara penawarannya secara lelang. Kegiatan lelang melalui internet sama halnya dengan jual beli yang biasa dilakukan, hanya menggunakan media internet sebagai media jual beli. Pengelola situs lelang yang pada garis besarnya menyatakan bahwa mereka tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari transaksi yang dilakukan antara penjual dan pembeli lelang melalui internet. Jadi bagi para pihak yang ikut serta (penjual dan pembeli lelang) dalam kegiatan lelang melalui internet, dapat dikatakan tidak ada perlindungan hukum sehubungan belum ada ketentuan khusus yang mengaturnya.
The purpose of this research is to know about Auction Implementation Through Internet Evaluated From Auction Rule In Indonesia. This research is juridical empirical research complemented with library research. It uses primary and secondary data. It obtains primary data from resource and secondary data from library research by studying primary, secondary and tertiary legal materials. All of data result are analyzed using qualitative descriptive method. This research show that auction activity through internet is not already fulfilled the principles, elements and auction conditions that occur in Indonesia. Auction activity through internet is unlegal if observe from occur procedural of auction rule. Without entirely fulfilled the procedural of auction, the auction activity through internet isn’t as an auction yet, because they only represent as the programme equipping or just service. Party of site organize use the term and way of its auctioned offer. Auction activity through internet is same as ordinary trade sale that usually conducted, only use the internet media as trade sale media. Organized of auction site which in general terms express that they irresponsible for all effects of arising out from transaction that has been conducted by among seller and buyer auction through internet. So, to all party (seller and buyer) that join in auction activity through internet, can be told that they can not have law protection due to unspecial rule that already arrange it.
Kata Kunci : Hukum Lelang,Internet, Auction, Internet