Laporkan Masalah

Tinjauan tentang pelaksanaan perceraian serta tanggung jawab mantan suami terhadap biaya nafkah dan pendidikan anak-anaknya yang belum cukup umur di Pengadilan Negeri Surakarta

SETYOWATI, Diyah, Sularto, SH.,CN.,MH

2007 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Kenotariatan)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan perceraian serta apa saja yang menjadi dasar pertimbangan hakim dalam menentukan tanggung jawab mantan suami atau ayah dalam memberikan biaya nafkah dan pendidikan untuk anak-anak yang Belum cukup umur akibat perceraian di Surakarta, serta untuk mengetahui apakah mantan suazi atau ayah telah melaksanakan tanggung jawabnya untuk memberikan biaya nafkah dan pendidikan sesuai keputusan hakim. Penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif yang dilengkapi dengan penelitian lapangan. Sehingga data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dan data primer. Data sekunder diperoleh melalui penelitian kepustakaan dengan alat studi dokumen dengan cara penyelusuran bahan-bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan responden yaitu tiga pasangan yang bercerai dan nara sumber yaitu hakim pengadilan negeri Surakarta, keseluruhan data yang diperoleh kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan perceraian berlangsung cepat dan dalam memutuskan kasus yang berhubungan dengan tanggung jawab mantan suami atau ayah dalam memberikan biaya nafkah dan pendidikan untuk anak-anaknya yang belum cukup umur akibat perceraian, pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri didasarkan pada hukum yang berlaku di Indonesia yaitu Pasal 41 Undang- undang Nomor 1 Tahun 1974. Bertolak dari Pasal tersebut Hakim juga mempertimbangkan hal lain yaitu isi gugatan dan mantan isteri atau ibu dan juga Hakim mempertimbangkan kemampuan dan kemauan seorang ayah dalam melaksanakan tanggung jawabnya untuk memberikan biaya nafkah dan pendidikan anaknya. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh penulis dapat diketahui bahwa semua mantan suami atau ayah melaksanakan tanggung jawabnya untuk memberikan biaya nafkah dan pendidikan untuk anaknya yang belum cukup umur.

This research aims to investigate the divorce accomplishment as well as what the judges use as bases in deciding former husband's or father's responsibility to give livelihood cost and education for underage child,s from divorce in Surakarta regency and to find out whether the former husband,s or father,s has carried out his responsibility for giving livelihood cost and education according to the judges decision. The research relied on a juridical normative research supported with a field research. Therefore, it used both secondary and primary data. Secondary data were obtained from library research using document study as its data collecting instrument by tracing primary, secondary, and tertiary legal materials. Primary data were obtained from interview with respondents three (3) couples who once diverced and resource persons, the judges of the District Court of surakarta regency. The data were then analysed qualitatively. The research results reveal that the divorce accomplishment proceed fast and in deciding a case related to former husband,s or father's responsibility for giving cost and education for underage child,s from divorce, the judges of the district court use, as a base, the existing law in Indonesia, namely article 41 of the act no 1/ 1974. they also consider others things beside the aforementioned bases, namely the content of the former wife's or mother's claim as well as the former husband's or father's capability and readiness to carry out the responsibility to give livelihood cost and education. From the research results is revealed that every former husband or father carries out his responsibility to give livelihood cost and education to underage child's and former wife's

Kata Kunci : Hukum Perkawinan,Perceraian,Tanggungjawab Mantan Suami, Responsibility, Underage Child's, Divorce


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.