Kedudukan wanita menurut Hukum Waris Adat di Muara Enim Provinsi SUmatera Selatan
YUSNITA, Dessy, Pudjiastuti, SH.,SU
2007 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Kenotariatan)Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh pengetahuan tentang Kedudukan Wanita Hukum Waris Adat Muara Enim di Propinsi Sumatera Selatan serta pembagian warisannya. Penelitian dilakukan di Muara Enim Propinsi Sumetera Selatan dan penentuan subyek penelitian sebagai responden dilakukan dengan metode purposive sampling. Data yang diperoleh adalah data primer, diperoleh melalui penelitian lapangan dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan didukung oleh data sekunder yang diperoleh melalui penelitian kepustakaan. Kemudian data primer dianalisa secara kuntitatif dan dipaparkan secara deskriptif kemudian dimasukkan ke dalam laporan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kedudukan Wanita menurut Hukum Adat Muara Enim di Propinsi Sumatera Selatan sudah tidak sama lagi seperti dulu. Perempuan tidak lagi mendominasi, perempuan dan laki-laki telah mempunyai hak yang seimbang baik dalam rumah tangga maupun dalam hal mewaris. Peranan suami bertanggung jawab penuh terhadap anak dan istrinya, bahkan bersama istri saling bantu membantu dalam menegakkan rumah tangga.
The goal of this research was to obtain knowledge on the Woman Position According to Customary Heir Law of Muara Enim, Province of Sumatera Selatan and inheritance division. This research was conducted in the Muara Enim, Province of Sumetera Selatan and research subjects as respondents were determined by purposive sampling method. The obtainable data were primary data, which were collected by interview in the field research and supported by secondary data collected by library research. Then, the primary data were analyzed qualitatively and described descriptively, then included in a research report. Results of research indicated that the Woman Position according b Customary Heir Law of Muara Enim, Province of Sumatera Selatan, aas not as same as the past. Women were no longer dominators, women and men have bad same rights to their households and heirs. Husbands were fully respoasibic for their children and wives, even they and their wives mutually helped erect their households.
Kata Kunci : Hukum Waris Adat,Kedudukan Wanita, Woman Position, Customary Heir Law of Muara Enim