Perlindungan hukum terhadap kreditur (Penerima Fidusia) dalam praktek Fidusia di Bank Tabungan Negara (BTN) Syariah cabang Yogyakarta
WATI, Yeny Nurma, Yulkarnaen Harahab, SH.,MSi
2007 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Kenotariatan)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk -bentuk perlindungan hukum terhadap kreditur (penerima Fidusia) dalam praktik Fidusia dan faktor- faktor yang menghambat dan mendukung dalam pengimplementasiannya di Bank Tabungan Negara (BTN) Syari’ah cabang Yogyakarta. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer, yaitu data yang diperoleh langsung dari lapangan dengan menggunakan alat pengumpul data berupa wawancara terstruktur maupun tidak terstruktur yang didukung oleh data sekunder, yaitu data yang diperoleh dari bahan kepustakaan melalui studi dokumen. Data-data yang telah dikumpulkan dianalisa secara kualitatif dan dibuat dalam bentuk laporan hasil penelitian yang bersifat deskriptif. Berdasarkan penelitian, diketahui bahwa bentuk-bentuk perlindungan hukum yang diberikan terhadap kreditur (penerima Fidusia) dalam praktik Fidusia di Bank Tabungan Negara (BTN) Syari’ah cabang Yogyakarta berupa Hak Preferen, Pendaftaran Fidusia, Pembuatan Akta Fidusia yang benar, Eksekusi Fidusia dan Sanksi Pidana. Faktor-faktor yang menghambat perlindungan hukum terhadap kreditur (penerima Fidusia) dalam praktik Fidusia di Bank Tabungan Negara (BTN) Syari’ah cabang Yogyakarta adalah tidak adanya sanksi dan jangka waktu pendaftaran, mahalnya biaya pendaftaran Fidusia lewat jasa orang lain karena ada tambahan biaya operasional, serta kurangnya wawasan mengenai hukum jaminan, terutama tentang kriteria benda. Sedangkan faktor-faktor yang mendukung adalah adanya Pasal 35 dan 36 dalam Undang-Undang Jaminan Fidusia yang memberikan sanksi pidana dan adanya kewajiban pendaftaran Fidusia untuk memperoleh perlindungan hukum.
The Research about the implementation of credit agreement of partnership at PT. Bank rakyat Indonesia have yuridical normative characteristic. The aim of this research is to know the carefulness principle which is used on the credit agreement of partnership in PT BRI branch sleman Yogyakarta and to know, studies, and analyze the form and the contents of credit agreement of partnership compared to commercial credit in PT BRI branch Sleman from in perpective of collateral, plafond credit customer and loan interest. This research done in Sub-province Sleman by taking sample which is determined by purposive sampling. The Data which is applied in this research is secondary data, that is data obtained from bibliography material through the document study which is supported by primary data, data obtained directly from field by using data collector in the form of interview guideline. After collecting the data, the researcher analyzed it qualitatively and made the report of this research descriptively. Based on the result of research it is known that the carefulness principle in the used of credit agreement of partnership prescribed by the regulations at PT. Bank Rakyat Indonesia the form of credit agreement of partnership is debenture while the form of commercial credit agreement is credit insurance contract. And the contents of credit agreement of partnership compared to contents of commercial credit agreement is almost the same at practical level, but there are several differences from the perpective of loan collateral, plafond loan, borrower, and loan interest
Kata Kunci : Perlindungan Hukum,Kreditur,Fidusia, Legal Protection, Creditor, Fiduciary