Laporkan Masalah

Aspek hukum kontrak baku pada jual beli rumah dengan fasilitas kredit pemilikan rumah di Kota Watampone

HARLINA, Taufiq El Rahman, SH.,MH

2007 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Kenotariatan)

Penelitian ini mengenai "Aspek Hukum Kontrak Baku Pada Jual Beli Rumah dengan Fasilitas Kredit Pemilikan Rumah di Kota Watampone", merupakan penelitian yuridis normatif. Penelitian Tesis ini bertujuan untuk mengetahui dan menjawab permasalahan yaitu (1) Sejauhmana pelaksanaan kontrak baku (Standard Contract) terhadap proses jual beli rumah dengan fasilitas kredit pemilikan rumah, (2) Sejauhmana kontrak baku yang di buat PT. Harfana Halim Indan dan Perum Perumnas dengan pihak User (konsumen) perumahan sehingga dapat memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak dalam jual beli rumah dengan fasilitas kredit pemilikan rumah. Penelitian ini dilakukan bersifat deskriptif analisis, dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif, penelitian ini dilakukan dengan dua jenis penelitian yaitu penelitian kepustakaan dilakukan dengan mengadakan studi dokumen untuk memperoleh data sekunder dan didukung penelitian lapangan untuk memperoleh data primer. Penelitian lapangan ini dilakukan di wilayah kota watampone, khususnya pada PT. Harfana Halim Indan dan Perum Perumnas. Penelitian lapangan ini dilakukan dengan wawancara dengan menggunakan cara Purposive Sampling, respondennya diambil berdasarkan non random sampling sebanyak 20 orang responden user dan 2 orang nara sumber yang dianggap representatif memahami dan mengetahui dalam memberikan infbrmasi data-data mengenai Pelaksanaan kontrak baku pada jual beli rumah dengan fasilitas kredit pemilikan rumah, di kota Watampone. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaaan penerapan kontrak baku pada jual beli rumah dengan fasilitas kredit pemilikan rumah antara PT. Harfana Halim Indan dan Perum Perumnas dengan User yaitu : a). Tidak ada kebebasan user dalam menentukan klausula kontrak baku (SPPJBR), b). Tidak ada keseimbangan antara hak dan kewajiban Developer dengan User dalam klausula kontrak baku (SPPJBR), c). Kesepakatan yang terdapat di dalam klausula kontrak baku mengikat user (konsumen). Dalam kontrak baku yang dibuat PT. Harfana Halim Indan dan Perum Perumnas dengan User memberikan keuntungan yaitu : Pertama, para pihak dapat langsung mengetahui isi perjanjian, Kedua, maksud para pihak langsung dapat disetujui, Ketiga keinginan pihak user dapat di wujudkan, Keempat, pihak developer dapat langsung menindak lanjuti isi perjanjian.

The research falls into juridical normative category, aiming at posing the answers to the following problems: (1) to what extent the Standard Contract on house trading with credit facility on house ownership is implemented, (2) the extent to which the aforementioned contract between PT. Harfana Halim Indan and Perum Perumnas, and the user gives benefits. The research is a descriptive analysis research adopting a juridical normative approach. It conducted a library research to obtain secondary data by examining legal documents. In order to complete the secondary data, the research conducted a field study to obtain primary data. The field study was carried out in Watampone, particularly at PT. Harfana Halim Indan and Perum Perumnas, by conducting interview with a total of 20 respondents and two resource persons using purposive sampling method. The samples were taken under the consideration that they were reliable sources able to provide information about standard contract on house trading with credit facility on house ownership in Watampone. The research results show that the standard contract on house trading with credit facility on house ownership between PT. Harfana Halim Indan and Perum Perumnas, and user: (a) does not give user the freedom to decide the clauses, (b) does not have a balanced proportion of User-Developer rights and obligation, (c) binds the user. The aforementioned standard contract provides the following benefits: first, both sides will get to know the content of the contract immediately; second, both sides will come to an immediate agreement; third, the user’s claim can be satisfied; fourth, the developers are able to carry out the contract.

Kata Kunci : Hukum Perjanjian,Jual Beli Rumah,KPR, Standard Contract, house trading, House Ownership Credit


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.