Pelaksanaan perjanjian kredit modal kerja dengan jaminan Fidusia pada lembaga pembiayaan PT. Tunas Financindo Sarana, Tbk. Cabang Makassar
ADNAN, Agus, Taufiq El Rahman, SH.,MH
2007 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Kenotariatan)Penelitian mengenai pelaksanaan Perjanjian Kredit Modal Kerja dengan pembebanan jaminan fidusia pada lembaga pembiayaan PT. TUNAS FINANCINDO SARANA Tbk, CABANG MAKASSAR (PT.TFS) bertujuan untuk mengetahui secara obyektif dan mendalam tentang tentangi pertimbanganpertimbangan PT. TFS dalam melakukan pembebanan jaminan fidusia dengan akta di bawah tangan atau dengan akta notaris sebagaimana diatur dalam Undang- Undang Jaminan Fidusia Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia dan mengetahui pelaksanaan penyelesaian dalam hal terjadi kredit macet terhadap kredit modal kerja yang pembebanan jaminan fidusianya dilakukan secara di bawah tangan. Penelitian ini bersifat yuridis normatif yang didukung penelitian yuridis - empiris. Penentuan responden menggunakan tehnik non probability sampling/non random sampling, yaitu teknik sampling yang tidak memberikan peluang yang sama bagi setiap unsur atau anggota populasi untuk dipilih menjadi anggota sampling dengan teknik purposive sampling yaitu menunjuk secara langsung responden berdasarkan ciri-ciri atau sifat-sifat tertentu yang dianggap mempunyai hubungan erat dengan permasalahan yang diteliti. Data diperoleh dengan cara teknik wawancara dan study kepustakaan kemudian dianalisis secara kualitatif normatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama; PT. TFS dalam membuat perjanjian pembebanan jaminan fidusia berdasarkan akta notaris atau dengan akta di bawah tangan didasarkan pertimbangan-pertimbangan penilaian karakter calon debitor, besarnya jumlah kredit, ada tidaknya keberatan dari debitor dan faktor persaingan dalam lembaga pembiayaan. Kedua ; PT.TFS dalam menyelesaikan kredit macet yang jaminan fidusianya dibuat secara di bawah tangan dilakukan dengan upaya non litigasi yaitu dengan cara musyawarah atau negosiasi, dalam hal ini ditempuh 2 (dua) cara, yaitu pemberian perpanjangan jangka waktu pelunasan kredit dan penjualan sukarela atau penjualan di bawah tangan.
The reseach is about an exploitation credit agreement on fiduciary conduct at PT. TUNAS FINANCINDO SARANA, Tbk. BRANCH MAKASSAR (PT. TFS). Its aimed at knowing objectively and circumstantially the reasons of PT. TFS to conduct fiduciary credit agreement notarially or underhand act as arranged by the law No. 42/1992. and know how the solution in case of non performing loan to exploitation credit which encumbering its fiduciary credit agreement under hand. The research is normative-juridical research, that is, research based on literature observation and supported by field research or empiric-juridical research, that is research concerning law subject behaviour in practice. To determine the respondents by using non probability sampling, that is, sampling which is not giving the same oportunity for every element to be selected by using purposive sampling technique, that is, being selected the respondent directly which is has a certain character that assumed have the relation with the accurate problems. Field research was conducted to take primary data with technical interview and library research and finally the data being analized by using normative-kwalitative analisis. The results of this research show that first ; PT. TFS in determining whether / what cordage of fiduciary made by using under hand act or notary act is the character of debtor candidate, the lavel of credit amount ; objection by the debtor; and emulation factor among the finance company. The non performing credit recovery by PT. TFS being conducted through neotiation among parties, in this case through lengthening duration of redemtion of credit, or voluntary sale or sale under-hand.
Kata Kunci : Perjanjian Kredit,Jaminan Fidusia, exploitation credit egreement, fiduciary, finance institution