Regulasi perpajakan dan kepabeanan dalam kaitannya dengan investasi di Pulau Batam
SIAHAAN, Onward, Prof.Dr. Nindyo Pramono, SH.,MS
2007 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Hukum Bisnis)Penelitian tentang â€Regulasi Perpajakan dan Kepabeanan Dalam Kaitannya Dengan Investasi Di Pulau Batam†ini bertujuan untuk mengetahui regulai perpajakan dan kepabeanan yang diterapkan terhadap Pulau Batam sebagai bonded zone, serta untuk mengetahui dampak regulasi perpajakan dan kepabeanan terhadap investasi di Pulau Batam. Penelitian yang dilakukan meliputi penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder dilakukan dengan mempelajari bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Penelitian lapangan untuk memperoleh data primer dilakukan dengan mewawancarai responden yang telah ditentukan. Data dari penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan dianalisis secara kualitatif guna menjawab permasalahan yang diajukan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa regulasi perpajakan dan kepabeanan yang diterapkan di Pulau Batam dibagi dalam empat periode. Periode tahun 1970 - 1998, regulasi difokuskan pada penetapan Pulau Batam sebagai wilayah industri dan sebagai bonded zone. Periode tahun 1998 - 2003, regulasi diarahkan untuk membantu penerimaan negara dengan mengenakan Pajak Pertambahan Nilai. Periode tahun 2003 - 2005, regulasi menegaskan bahwa fasilitas perpajakan dan kepabeanan yang diberlakukan di Pulau Batam sama dengan kawasan berikat lainnya di seluruh Indonesia. Periode 2005 - pertengahan 2007, regulasi dimaksudkan untuk memberikan kepastian hukum dengan penerapan perpajakan dan kepabeanan secara bertahap. Dampak regulasi perpajakan dan kepabeanan terhadap investasi di Pulau Batam pada awalnya telah menjadikan Pulau Batam sebagai wilayah tujuan Investasi. Dalam perkembangannya, berubah-ubahnya regulasi menjadikan sebagian investor menunda melanjutkan rencana pengembangan usaha, sebagian yang lain menutup usahanya dan pindah ke negara lain, serta calon investor tidak jadi melakukan investasi.
The research on "Regulation on Taxes and Customs regarding Investment in Batam Island" aims to examine regulations on taxes and customs implemented in Batam Island as a bonded zone, and to study the effects of taxes and customs regulations on investment in Batam Island. The research includes library and field researches. Library research, which aims to obtain secondary data, was conducted by examining primary, secondary, and tertiary legal materials. Field research, which aims to obtain primary data, was conducted by interviewing a selection of respondents. The data obtained from the library and field researches are analyzed using qualitative method to answer the presented problems. The results of research showed that there are four periods of implementation of regulations on taxes and customs in Batam Island. In the period of 1970 – 1998, the regulations focused on the establishment of Batam Island as both an industrial area and a bonded zone. In the period of 1998 – 2003, the regulation intended to help the state revenue by imposing value-added tax. In the period of 2003 – 2005, the regulation emphasized that regulations on taxes and customs applied to Batam Island were the same with those implemented in other bonded zones in Indonesia. In the period of 2005 – mid 2007, the regulation has been intended to provide legal assurance by applying regulation on taxes and customs gradually. In its infancy, the effects of taxes and customs regulations on investment in Batam Island made Batam Island the destination for investment. In its course of development, the changes in the regulations has made some investors postpone their business development plan, some other investors close their business and move to other countries, while potential investors decided to cancel their investment.
Kata Kunci : Regulasi Perpajakan dan Kepabeanan,Investasi, value-added tax, customs, investment.