Penindakan pelaku kejahatan atas pelanggaran hak cipta di bidang VCD dan DVD
KURNIAWAN, Aries, Prof.Dr. Nindyo Pramono, SH.,MS
2007 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Hukum Bisnis)Tesis ini meneliti tentang penindakan pelaku pelanggaran hak cipia ditinjau dari Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif dan penelitian empiris. Pcnelitian yuridis normatif, yaitu penelitian dengan menjelaskan ketentuan-ketentuan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku, kemudian dihubungkan dengan kenyataan yang ada di lapangan, lantas dianalisis dengan membandingkan antara tuntutan nilai-nilai ideal yang ada dalam peraturan perundang-undangan dengan kenyataan yang ada di lapangan. Kemudian dianalisis dengan membandingkan antara tuntutan nilai-nilai ideal yang ada dalam peraturan perundang-undangan dengan kenyataan yang ada di lapangan. Selain itu, penelitian yuridis normatif ini dilengkapi dengan penelitian empiris yaitu penelitian langsung di lapangan yakni Poltabes Barelang, Pengadilan Negri(PN) batam dan kasus-kasus yang terjadi di lapangan. Peneliti juga menggali data melalui narasumber lain yang dinilai layak yakni para wartawan, baik di Batam, Singapura maupun Malaysia yang sedang atau pernah menulis tentang kasus yang telah atau sedang terjadi pada saat itu. Adapun kasus yang terjadi di batam meliputi kasus pembajakan dengan tersangka Yap Hau. Sedangkan kasus di Singapura adalan penjualan home video bajakan dengan tersangka Teng Yock Poh dan Teng Kem Hong. sedangkan di malaysia, kasus yang terjadi meliputi kepemilikan 1,480 keping video compact disk (VCD) bajakan milik perusahaan Siti Noorhaliza Production(M) Sdn Bhd dengan terdakwa Datuk Soh Chun Seng, 52, dan adiknya Soh Choon Meng, 46 serta Siew mee Er, 44. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan sistem wawancara dan penelaan perkembangan kasusu melalui internet dan media cetak. Wawancara yang dilakukan dengan wawancara tidak terstruktur yakni pertanyaan yang timbul secara spontan pada saat wawancara dilakukan. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan, ternyata para petugas penegak hukum terutama hakim mengalami kesulitan untuk menggunakan Undang-undang Nomor 19 tahun 2002 tentang Hak Cipta. hal ini dapat diketahui dari penelitian yang dilakukan, bahwa faktor penyebabnya adalah penghadiran pihak yang dirugikan atas pelanggaran hak cipta di pengadilan. Padahal saat dilakukan penyidikan, undang-undang tidak mengamanatkan demikian.
Kata Kunci : Konvensi Internal,Pelanggaran Hak Cipta,VCD dan DVD, copyright infringenment