Laporkan Masalah

Penyederhanaan sistim perijinan di Kota Batam berdampak positif pada penanaman modal asing

GAUTAMA, Soehendro, Prof.Dr. Nindyo Pramono, SH.,MS

2007 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Hukum Bisnis)

Keberlangsungan pembangunan di suatu wilayah sangat dipengaruhi oleh kepastian hukum, perkembangan investasi yang ditanamkan di wilayah yang bersangkutan. Untuk mewujudkan pembangunan tersebut, suatu wilayah selain dengan mengandalkan potensi modal internal juga harus mengupayakan aliran modal dari luar negeri atau yang ingin menanamkan modalnya didaerah tersebut, yang harus di dukung dengan kepastian hukum untuk melindungi investasinya sehingga dapat berkembang dan mampu mengeneralisasi surplus modal yang dibutuhkan bagi kegiatan investasi lanjutan di wilayah yang bersangkutan. Penelitian ini adalah dimaksudkan untuk menganalisis Penyederhanaan Sistem Perizinan di Kota Batam Berdampak Positif Pada Penanaman Modal Asing dan pengaruh status Kota Batam terhadap perkembangan investasi penanaman modal asing. Sehingga terjadi penyederhanaan sistem yang membawa kemudahan bagi pemodal asing untuk menanamkan modalnya di kota Batam. Hasil penting penelitian ini menunjukkan dari variabel-variabel yang disusun dalam model, bahwa pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan investasi jika dilihat dari rata-rata per tahun adalah pada saat periode Pasca PP 63 tahun 2003, sedangkan jika dilihat dari besarnya investasi yang masuk dari setiap periode terjadi penurunan karena untuk setiap periode jangka waktunya tidak sama. Demikian juga yang berpengaruh signifikan adalah hubungan timbal balik antara investasi terhadap perkembangan Kota Batam. Dengan adanya penyederhanaan sistem perizinan di Kota Batam Akan Berdampak Positif Pada Penanaman Modal Asing untuk dapat menanamkan modalnya di Kota Batam

Sustainable development in a region is very much affected by law enforcement, investment and labour absorption. To realize the development of the region, the region should not merely rely on the potential of internal capital. The region also needs to attract external capital which is supported by law enforcement for the purpose of protecting the investment. Accordingly, the investment can increase and generate a surplus of capital necessary for the continued investments in the region. The research aims to analyze of the effects of the status of Batam City to the investment growth and the effects of investment growth to the labour absorption, vice versa. The significant results of this research show that the variables designed in the model prove that significant effects of the investment growth based on the annual growth occurs after PP 63 of 2003. The amount of investment tends to decline every period due to the different investment period. Similarly, there is a significant colleration between the investment and labour absorption towards the Batam City development. The effect of the investment growth to the labour absorption is not significant because the investment is not always followed by a huge labour absorption. The needs of labourers will increase if the labour-related investment is adopted. This measure is different from the capital related investment because this type of investment relies more on technological mechinaries; consequently the needs of labourers are fewer.

Kata Kunci : Sistem Perizinan, Status Batam, Investasi, Permit System, Batam Status, Investment


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.