Laporkan Masalah

Pertumbuhan dan hasil tanaman kelapa sawit pada beberapa lingkungan di Sumatera Utara

WAGINO, Prof.Dr.Ir. Didik Indradewa

2007 | Tesis | S2 Agronomi

Pertumbuhan dan hasil tanaman kelapa sawit memberikan respon yang berbeda pada kondisi lingkungan yang berbeda, artinya pada kondisi lingkungan yang optimal, kelapa sawit akan tumbuh dan berproduksi dengan optimal. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi pertumbuhan dan hasil tanaman kelapa sawit pada beberapa wilayah/kebun yang berbeda, mengetahui hubungan antara kondisi lingkungan, pertumbuhan dan hasil tanaman kelapa sawit dan mencari kondisi lingkungan yang sesuai untuk pertumbuhan dan hasil tanaman kelapa sawit. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan April – Juli 2007 di empat kebun milik PT. Perkebunan Nusantara IV, Sumatera Utara yaitu : kebun Adolina di kabupaten Serdang Bedage, kebun Dolok Ilir, kebun Marihat dan kebun Bah Birung Ulu di kabupaten Simalungun. Penelitian menggunakan uji antar lokasi dengan rancangan dasar rancangan acak kelompok lengkap dengan 3 ulangan, tanaman sampel tiap ulangan sebanyak 10 tanaman serta pertumbuhan dan hasil menjadi peubah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan dan hasil kelapa sawit di empat lokasi menunjukkan adanya perbedaan, hal ini berarti adanya hubungan erat antara lingkungan dengan pertumbuhan dan hasil tanaman. Tanaman di dataran tinggi memiliki pertumbuhan vegetatif lebih tinggi tetapi produktivitas lebih rendah, dibandingkan dengan tanaman di dataran rendah. Produktivitas rerata umur 8-10 tahun di dataran rendah untuk kebun Dolok Ilir (kelas S2) mencapai 27,3 ton tbs/ha/tahun dan kebun Adolina (kelas S2) mencapai 27,04 ton tbs/ha/tahun, sedangkan di dataran tinggi untuk kebun Marihat (kelas S3) mencapai 16,12 ton tbs/ha/tahun dan kebun Bah Birung Ulu (kelas N2) mencapai 14,89 ton tbs/ha/tahun.

Different environmental conditions provided different response of growth and yield in oil palm. In optimum environmental conditions, the oil palm has optimum growth and yield. The purpose of this observation was to identify the growth and yield of oil palm in several different estates, to observe the correlation among environmental condition, growth, and potential yield of oil palm, and try to find the suitable environmental for the growth and the potential yield of oil palm. The observation conducted in Adolina Estate at Serdang Bedagei, Dolok Ilir Estate, Marihat Estate, and Bah Birung Ulu Estate at Simalungun (PT. Perkebunan Nusantara IV, North Sumatra), from April to July 2007. Multi location trial with randomized complete block design was used in this observation fields, with 3 replications and 10 palms per plot. The result showed that there was the difference of the growth and yield of oil palm in four locations, there is the correlation between environment conditions with growth and palm yield. The palms in highland have higher vegetative growth but lower productivity compare with palm in lowland. Average yield in 8-10 years old palm in lowland at Dolok Ilir Estate (S2 Soil Class.) reach up to 27.3 ton/FFB/year, and Adolina Estate (S2 Soil Class.) reach up to 27.04 ton/FFB/year. In highland at Marihat Estate (S3 Soil Class.) has 16.12 ton FFB/ha/year, and Bah Birung Ulu Estate (N2 Soil Class.) has only 14.89 ton FFB/ha/year.

Kata Kunci : pertumbuhan, hasil, kelapa sawit, lingkungan, growth, yield, oil palm, environment


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.